Wapres Berharap Tax Amensty II Dapat Mengampuni Orang Salah

TANGKAS – Program pengampunan pajak (Tax Amnesty) tahap kedua dinyatakan telah berhasil menghimpun dana hingga Rp 60 Triliyun hingga Selasa (13/12).

Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap program ini  berhasil dan dapay mengampuni orang salah.

“Amnesti harapan kita berhasil tapi satu harapannya mudah-mudahan tidak berulang lagi karena amnesti pajak itu mengampuni orang salah,”  terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla mengutarakan akuntan adalah orang yang dipercaya oleh orang kaya atau pengusaha untuk masuk ke ruang rahasia mereka, menghitung uang dan labanya. Selain itu, akuntan juga profesi yng ditakuti karena bisa memenjarakan orang karena dia yang mengetahui rahasia pemilik uang.

Menurutnya, Jumlah realisasi uang tebusan program amnesti pajak atau hingga periode I 1 Oktober 2016 mencapai Rp 97,2 triliun atau sebesar 59 persen dari target penerimaan uang tebusan amnesti pajak sebesar Rp 165 triliun.

Sedangkan, Jumlah harta yang dilaporkan melalui surat pernyataan harta amnesti pajak (SPH), tambah Wapres, mencapai Rp 3.621 triliun dengan jumlah uang tebusan amnesti pajak Rp 93,7 triliun. Dari jumlah harta itu, jumlah repatriasi Rp 137 triliun atau 14 persen dari target Rp 1.000 triliun, deklarasi harta dalam negeri Rp 2.533 triliun, dan deklarasi harta luar negeri Rp 951 triliun.

Berdasarkan data statistik amnesti pajak oleh Ditjen Pajak, dari orang pribadi non-UMKM yaitu Rp 76,6 triliun, disusul badan non UMKM Rp 9,7 triliun, lalu orang pribadi UMKM Rp 2,64 triliun, dan terakhir badan UMKM Rp 170 miliar. Total uang tebusan amnesty pajak tersebut mencapai Rp 93,7 T.

RED
EDITOR : INTAN