TPST Bantargebang, DPRD Dukung Pemprov DKI Putus Kontrak dengan PT GTJ

TANGKAS –  Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hendak memutus kontrak pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang sekarang, PT Godang Tua Jaya.

Prabowo menilai sampah warga Jakarta memang sudah waktunya dikelola sendiri oleh pemerintah.

“Pemerintah tidak bisa bergantung terus pada pihak ketiga,” kata dia saat dihubungi, Jumat (6/11/2015).

Meski ada sejumlah kalangan yang meragukan kemampuan Dinas Kebersihan, Prabowo tidak melihat hal serupa.

Ia menilai Dinas Kebersihan sudah cukup mampu mengelola sendiri sampah di TPST Bantargebang.

“Siap tidak siap sebenarnya ya harus siap. Karena ini momentum untuk menunjukan kemandirian kita,” ujar dia.

Wakil Kepala Dinas Kebersihan Ali Maulana Hakim memastikan kontrak dengan PT Godang Tua Jaya akan diputus per tahun 2016. Sebab, mereka tidak akan lagi mengalokasikan “tipping fee” untuk perusahaan itu.

Menurut Ali, nantinya Dinas Kebersihan akan mengelola sendiri sampah warga Jakarta yang dibuang di TPST Bantargebang (swakelola). Ia menyatakan langkah tersebut merupakan solusi terbaik.

“Daripada masalahnya berlarut-larut, lebih baik putus kontrak,” kata Ali pada Kamis (5/11/2015).

Endha (BJ)

EDITOR : DD BIN