Tommy : Memprihatinkan, Utang Negara Era Jokowi Tujuh Kali Lebih Besar Jaman Soeharto

TANGKASNews – Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto mengatakan pemerintah tidak bisa memastikan kapan utang negara yang besar akan dapat dilunasi.

 

“Keadaan bangsa negara kita sangat memprihatinkan, seperti utang negara yang sudah sampai USD 340 miliar. Kalau ditanya kepada Presiden atau Menteri Keuangan kapan itu akan lunas, tidak ada yang tahu mengenai itu,”  terang Tommy di Jakarta, Senin  (19/2).

 

Menurutnya, Utang Negara era  Jokowi Jauh lebih besar dibandingkan pemerintahan mendiang ayahnya , Presiden Soeharto. “Yang lebih memprihatinkan adalah sekarang bertambahnya hampir tujuh kali lipat,” imbuhnya.

 

Tommy menegaskan membengkaknya utang negara saat ini disebabkan adanya kebijakan Program Infrastruktur era Jokowi .

 

“Seharusnya infrastruktur turut membantu transportasi barang dari satu titik ke titik lain jadi lebih murah, tapi tidak atau belum mencapai itu karena tujuan utamanya hanya membuat proyek tanpa memikirkan hutang yang diakibatkan,”  jelasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Tommy mengungkapkan dan berjanji jika partainya mendapatkan kesempatan menempati kursi legislatif maka akan memfokuskan akan ekonomi kerakyatan .  “Program-program APBN dan APBD harus pro rakyat kecil, bukan hanya segelintir orang yang ada,”  pungkasnya.

 

Red

Editor : Intan