Tingkatkan Daya Saing, Kemenperin – RMA Gelar Pitching Day 2018 di Semarang

TANGKASNews – Dalam rangka mengkomersialisasikan invensi yang dihasilkan oleh para peneliti/akademisi/penggagas ide agar dapat dimanfaatkan oleh pengguna/industri terkait khususnya untuk produk dan teknologi ramah lingkungan, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Jaringan Penelitian dan Pengembangan Inovasi (RAKOR JARLITBANGNOV) tahun 2018 .

 

Direktur PT. Rekadaya Multi Adiprima (RMA), Farri Aditya perhelatan RAKOR JARLITBANGNOV 2018 kali ini mengusung tema ““Peningkatan Daya Saing Industri Nasional melalui Pemanfaatan Hasil Litbangyasa yang Ramah Lingkungan (Green Products)”.

 

“Kegiatan rakor ini pada hakekatnya adalah kegiatan sinergi litbangyasa yang  dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan asosiasi, serta  bertujuan untuk mengkomersialisasikan invensi yang dihasilkan oleh para peneliti/akademisi/penggagas ide agar dapat dimanfaatkan oleh pengguna/industri terkait khususnya untuk produk dan teknologi ramah lingkungan,” papar Farry di Gedung BPPI Kemenperin, Semarang pada hari ini Senin (26/2).

 

RAKOR JARLITBANGNOV 2018 , imbuhnya, juga didasari atas tujuan untuk lebih mengoptimalkan sinergitas antara penghasil teknologi, pengguna teknologi juga industri sehingga skema pentahelix (para akademisi, dunia bisnis/industri, pihak pemerintah, komunitas/masyarakat dengan  media) dapat saling berkolaborasi guna meningkatkan hilirisasi dan komersialisasi hasil riset khususnya sector industri.

 

Rencananya Rakor ini, tutur Farri, akan dibuka langsung oleh Plt Gubernur Jawa Tengah dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementrian Perindustrian RI sebagai Keynote Speaker.

 

Farri menambahkan perhelatan Rakor ini juga akan dihadiri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) dan Direktur Jendral Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII),  Pusat Penelitian atau Pusat Standarisasi maupun Balai Besar Litbang, Balai Riset dan Standarisasi Industri (Baristand), BPPSI dan BSI, beserta para peneliti (perekayasa) industri dari seluruh Indonesia.

 

“Selain itu juga hadir narasumber Direktur Inovasi Industri, Kemenristek dan Dikti, Perguruan Tinggi, OPD dan peneliti  Prov Jawa Tengah/Kabupaten/Kota, juga industri baik kecil, sedang maupun besar a.l : PT Astra Group, PIKKO, PT. Triangle Motorindo (Viar), PT Rekadaya Multi Adiprima,   PT Garam (Persero) – Surabaya, para penemu KRENOVA, dengan total peserta kurang lebih 250 orang,” jelasnya.

 

Gelar Coaching Day atau Pra Pitching Day 2018 di Gedung BPPI , Senin (26/2).

 

Farri menjelaskan rangkaian kegiatan dalam Rakor ini nantinya ada 3 kategori kegiatan diantaranya, Talkshow, Pameran Produk ramah lingkungan (Green Product Exchibition), dan Bussines Matching.

 

Dalam gelar Talkshow nanti , papar Farri akan membahas hasil produk litbang produk unggulan BPPI yang dikomersilkan.

 

Pertama, ujarnya , tentang Kebijakan pemanfaatan hasil Litbangyasa yang ramah lingkungan (green product ).

 

Kedua,  tutupnya, Pemanfaatan dan kemampuan Proses Komponen Berbasis (green product).

 

Red

Editor : Intan