Tatkala Sepeda Hadiah Presiden Jokowi Tak Laku di Bali

TANGKASNews – Ada hal yang unik disaat Presiden Jokowi menggelar sosialisasi pajak penghasilan (PPh) final bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Denpasar, Bali, Sabtu(23/6).

 

Kuis dengan hadiah Sepeda menjadi ciri khas setiap kunjungan Kerja Kepala Negara di setiap daerahnya dan menjadi momen yang paling ditunggu tunggu masyarakat saat berinteraksi dengan beliau (Jokowi – Red).

 

Dalam gelar acara tersebut, salah seorang masyarakat bernama Ibu Ayu yang naik ke atas panggung berbagi cerita kepada Presiden Jokowidodo terkait Kredit  Usaha Rakyat ( KUR ).

 

Ibu Ayu menuturkan KUR yang diperolehnya guna penambahan modal Apoteknya dan dirinya mengaku tidak mengalami hambatan dalam pencairan kredit usaha tersebut.

 

“Ya semoga bank-bank pemerintah, tetap memberikan kemudahan kepada kami para pelaku UMKM supaya tetap kita berkarya, berkreasi, karena kita kan sudah berusaha mau buka usaha, supaya kita tetap diberikan modal, dimudahkan juga izinnya, seperti itu,”  ujar Ibu Ayu.

 

Kemudian , Presiden Jokowi menanggapi cerita Bu Ayu dengan memberikan penawaran memilih hadiah sepeda atau berfoto dengan orang nomer satu di Indonesia saat ini.

 

“Pilih foto atau pilih sepeda? Pilih salah satu. Bingung. Pilih foto? Ya sudah tidak apa-apa. Terima kasih,”  ujarnya Kepala Negara.

 

Selain itu, Presiden Jokowi juga melontarkan pertanyaan lainnya. Ia meminta satu orang yang hafal untuk maju membacakan Pancasila.

“Hati-hati saya ingatkan waktu duduk itu bisa hafal, waktu ke sini bisa lupa,” ucapnya.

 

Tawaran Presiden tersebut , akhirnya mendapat tanggapan dari seorang Ibu bernama Elizabeth . Dan akhirnya ibu Elizabeth pun berhasil membacakan kelima sila Pancasila tersebut

 

Menurut keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin baru kali ini , Sepeda Hadiah Kuis Presiden Jokowidodo tidak laku di Bali, karena kedua ibu yang naik ke panggung tadi tersebut lebih memilih SwaFoto bersama Kepala Negara ketimbang sepeda hadiah.

 

Red

Editor : Intan