ST12 Dinobatkan Menjadi Duta Kereta Api Indonesia

TANGKAS  – DVP daop 2 Bandung pada penyerahan rumah di Jl. Setasiun Timur No. 12 Bandung menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada keluarga mendiang Helmi Azis yang telah memberikan andil besar bagi kemajuan PT. KAI dimasa lalu dan kini kembali memberikan contoh keteladanan dengan cara sukarela menyerahkan kembali rumah perusahaan yang selama ini di tempatinya.

Bertempat di Jalan Stasiun Timur No.12 Bandung, Selasa 29 september lalu, DVP Daop 2 Bandung atas nama PT KAI (Persero) menerima penyerahan rumah perusahaan dari keluarga Helmi Azis (alm) yang diwakili istri dan anaknya. Demikian ditegaskan Kahumas Daop 2 Bandung Zunerfin yang didampingi Kahumas PT KAI Pusat Agus Komarudin, Kamis (1/10).

Menurut Zunerfin, pihak keluarga Helmi Azis merupakan pensiunan pegawai PT. KAI (persero) mengucapkan terimakasih telah diberikan kesempatan untuk menempati rumah perusahaan selama ini dan merupakan suatu keharusan bagi mereka untuk mengembalikan rumah perusahaan tersebut agar dapat dipergunakan kembali oleh PT KAI (persero) sebagaimana mestinya.

 

Rumah perusahaan yang diserahkan tersebut pada masa lalu pernah dipergunakan oleh Forum Komunikasi Pensiunan Pegawai Kereta Api (FKPPA) dan merupakan hombase dari group band ST 12 yang namanya diambil dari nama lokasi rumah perusahaan tersebut yakni di jalan Stasiun Timur No. 12 Bandung. Group musik ST 12 saat ini juga merupakan Duta Kereta Api, karena eksitensi band ST 12 merefleksikan perjalanan perkeretaapian Indonesia yang penuh dinamika.

Dengan diserahkanya kembali rumah perusahaan di Jl. Stasiun Timur No. 12 Bandung tersebut secara sukarela, diharapkan ini dapat menjadi contoh bagi para pengguna rumah perusahaan atau aset yang lainnya tidak memiliki kontrak resmi untuk segera mengembalikan aset negara yang dikelola oleh PT KAI (persero) dapat digunakan demi mendukung kelancaran operasional kereta api dan kemajuan PT. KAI (persero).

Sementara itu PT KAI melalui Kahumas pusat Agus Komarudin secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah wartawan Bandung yang mengalami penolakan peliputan saat ulang tahun PT KAI ke-70 Senin, 28 September lalu. “Kami dari jajaran direksi dan seluruh karyawan PT. KAI memohon maaf kepada rekan-rekan atas ketidaknyamanan tempo hari,” ujar Agus.

Ia menambahkan, tidak ada maksud untuk memilih atau menyeleksi wartawan peliput, hanya saja secara teknis ruangan dan tempat upacara peringatan ulang tahun yang dihadiri Menteri Perhubungan Ignatius Yonan saat itu tidak memungkinkan untuk dihadiri banyak wartawan.

INTAN

EDITOR : DD BIN