Setnov Sebut SBY Masuk Pusaran Kasus E KTP itu Fakta

TANGKASNews – Mantan Wakil Ketua DPR, Setya Novanto menegaskan bahwa munculnya nama Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono dalam pusaran kasus korupsi E KTP itu adalah fakta persidangan .

 

Menurutnya, pengakuan mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI , Mirwan Amir dalam persidangan itu kemungkinan benar adanya, karena beliau (mirwan Amir) berasal dari Fraksi Demokrat dan proyek E KTP tersebut dimulai era Presiden SBY.

 

“Perlu dipertegas dari Mirwan Amir, beliau yang tahu perkembangannya saat SBY menjadi Presiden. Saya sendiri baru tahu kemarin, ya cukup kaget juga,” ungkap mantan Ketua Golkar ini.

 

Sehingga , Setnov menyarankan pihak yang berkepentingan agar mengklatifikasi pengakuan Mirwan Amir atas keterkaitan SBY dalam Kasus E KTP.

 

“Jadi itu silakan saja kebenaran-kebenaran ‎kita harus klarifikasi pada Mirwan Amir secara jelas,”  tegasnya.

 

Sebelumnya dikabarkan bahwa dalam sidang kasus EKTP dengan terdakwa Setnov, Mirwan Amir mengakui memang benar proyek pengadaan tanda penduduk elektronik tersebut terjadi era kepemimpinan SBY menjabat Presiden Keenam RI.

 

“‎Memang itu (proyek e-KTP) program dari pemerintah. (Waktu itu Presidennya) Susilo Bambang Yudhoyono,” tutur Mirwan selaku saksi Setnov .

 

Lebih lanjut, Mirwan mengungkapkan permasalahan dalam kasus EKTP sebenarnya telah diketahui dan disampaikan kepada SBY di puri Cikeas saat itu atas informasi dari rekanan seorang pengusaha Yonan Solihin.

 

Kendati demikian, Mirwan menambahkan saat itu SBY sama sekali tidak merespon permasalahan dalam proyek E KTP tersebut dan malah sebaliknya menginstruksikan agar proyek tersebut dilanjutkan terkait jelang pelaksanaan Pilkada . “Tanggapan SBY, bahwa ini menuju Pilkada, bahwa proyek ini harus diteruskan,” terangnya dalam sidang pada kamis (25/1) akhir bulan lalu.

 

Red

Editor : Intan