Semarang Kota Akan Terapkan Kebijakan Lima Hari Sekolah

TANGKASNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah mulai menerapkan kebijakan lima hari sekolah sesuai usulan kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan program lima hari sekolah ini sangat cocok diterapkan di wilayah perkotaan , karena didukung oleh kultur, transportasi dan infrastruktur kota. ” Sedangkan di wilayah Kabupaten, Tidak, ” tegasnya pada Selasa (13/6).

Lima Hari Sekolah, ujarnya, akan diuji coba kepada para pelajar SMA atau SMK di seluruh Jawa Tengah.

Hendrar mengutarakan manfaat yang akan diperoleh dengan penerapan lima hari sekolah ini adalah pengawsan orang tua kepada anaknya lebih terkontrol atau maksimal. “Ini juga bisa dilihat dari pemanfaatan energi. Sabtu libur tenaga karyawan, semua tidak terbayar. Itu memang menguras energi anak, tapi anak saya setiap hari juga biasa pulang sampai sore,” imbuhnya.

Hendrar menegaskan Kebijakan Lima Hari Sekolah dari pemerintah ini merupakan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menitik beratkan lima nilai utama, yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas.

RED
EDITOR : INTAN