Selama Sidang MK, Pemerintah Kembali Berlaku kan Pembatasan Media Sosial

TANGKASNews – Jelang pelaksanaan Sidang Mahkamah Konstitusi terkait Sengketa Pilpres yang diajukan kubu Prabowo Sandi, Pemerintah be rencana akan kembali melakukan pembatasan Media Sosial selama Sidang sengketa tersebut berlangsung.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo, Ferdinandus Setu dalam Keterangannya di Jakarta, Rabu(12/6) mengatakan bahwa Pembatasan Media Sosial Sidang MK ini telah di bahas secara internal antara Menkominfo Rudiantara bersama Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan.

Ferdinandus menjelaskan pembatasan media sosial akan dilakukan berdasarkan rekomendasi Mesin Sensor Internet atau AIS. “Misalnya, ada konten yang persebarannya mencapai 600-an dalam hitungan detik. Pembatasan akan dilakukan karena jika tidak akan semakin berbahaya,” ujarnya.

“Posisi mereka akan standby melihat situasi. Jika memang banyak konten yang menghasut dan memecah-belah sama seperti saat kerusuhan tanggal 22 Mei kemarin, maka kita akan lakukan lagi (pembatasan media sosial). Tapi itu pilihan terakhir jika tidak ada lagi skenario,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ferdinandus menuturkan nantinya konsep pembatasan media sosial akan sama seperti kemarin, hanya pada video dan gambar, tidak menyeluruh. Sikap ini akan dilakukan tanpa pengumuman.

“Nanti akan ada rapat antara Menkominfo Rudiantara dan Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan bersama dan Menkopolhukam Wiranto,” jelasnya.

Red
Editor : Intan