Sebar Hoaks, Bareskrim Polri Berhasil Ciduk Tim IT Prabowo Sandi

TANGKASNews – Pihak Bareskrim Polri berhasil menciduk salah satu anggota tim IT Pasangan Prabowo Sandi yang berinisial WN di Solo, Jawa Tengah.

Kasubdit II Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Rickynaldo Chairul menjelaskan WN adalah pelaku penyebar berita bohong (hoax) terkait server KPU disetting untuk memenangkan Jokowi-Maruf Amin dengan perolehan suara 57 persen.

Rickynaldo menuturkan tersangka WN ini sudah menjadi buronan Polisi dan WN ditangkap di Jalan Mangunrejan RT 001 RW 001, Kelurahan Mojogeli, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa (11/6), tepatnya pukul 21.45 WIB.

Isi Hoax setting server KPU tersebut, sambungnya, disampaikan WN saat hadir di rumah mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman dalam rangka rapat pemenangan salah satu paslon capres-cawapres.

“Bahwa pada tanggal 27 Maret 2019, sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Jagarahayu Nomor 45, Ciracas, Serang, Banten, di tempat mantan Bupati Serang telah dilaksanakan rapat rutin koordinasi kemenangan relawan salah satu paslon wilayah Banten yang dihadiri oleh ketua-ketua koordinator wilayah tersebut. Saat itu tersangka WN diundang oleh ketua tim pemenangan relawan paslon wilayah Banten untuk memberikan paparan atau materi,” paparnya.

Penangkapan WN ini didasarkan atas adanya laporan dari Ketua KPU Arief Budiman bersama para komisionernya melaporkan tiga akun media sosial yang menuding pihaknya memiliki server di luar negeri dan men-setting server agar paslon capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin memenangkan Pilpres 2019 dengan angka 57 persen.

WN, anggota IT Pasangan Prabowo Sandi kini telah menjadi tersangka atas tuduhan penyebaran Hoaks dan akan dijerat pasal UU ITE dikenai hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Red
Editor : Intan