Ribuan Warga Terkena ISPA Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan

TANGKAS  – Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Melawi, Oktavianus Naibaho, mengatakan, jumlah penderita ISPA meningkat sejak bencana kabut asap menyelimuti daerah itu.

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Pada periode Juli – Agustus 2015 sebanyak 2.855 warga Melawi terserang ISPA.

 

“Pada Juli tercatat ada 1.203 kasus ISPA dari seluruh kecamatan, sedangkan pada Agustus, terjadi peningkatan sebanyak 1.652 kasus ISPA, sehingga telah terdata sebanyak 2.855 penderita. Jumlah itu belum termasuk kasus ISPA di September karena datanya belum masuk ke kami,” tuturnya ketika dihubungi Nanga Pinoh, Kamis (1/10/2015).

Naibaho menambahkan, angka kasus ISPA yang mencapai 2.855 penderita, juga tidak menggambarkan keseluruhan penderita ISPA di Melawi, mengingat tidak semua penderita mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit maupun klinik untuk mengobati gangguan saluran pernapasan itu.

“Bisa saja ada yang hanya membeli obat di warung untuk mengobati penyakit ISPA-nya. Makanya saya memperkirakan jumlah kasusnya bisa lebih besar dari yang terdata, karena Dinkes hanya merekam data bagi masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan itu,” ujarnya.

Kondisi udara yang memburuk karena asap yang bersumber dari kebakaran hutan dan lahan telah berdampak begitu besar pada tingkat kesehatan masyarakat di Melawi. Naibaho mengakui, pihaknya hanya bisa melakukan upaya agar masyarakat yang terpapar penyakit ISPA dan saluran pernapasan lainnya tidak semakin banyak.

INTAN

EDITOR : DD BIN