Relawan Dua : Waspada Politik Uang Jaman Now di Pilkada 2018

TANGKASNews – Para kandidat Kepala Daerah yamg maju dalam Pilkada 2018 diharapkan dapat bertarung secara sehat dengan tanpa menghalalkan berbagai cara, seperti halnya menggunakan politik uang .

 

Demikian yang disampaikan Ketua Umum Relawan Dua, H. Made Dzakir dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/1).

 

Made Dzakir menambahkan apalagi pelaksanaan Pilkada 2018 bersamaan dengan Bulan Ramadhan (Puasa) , akan menjadi momen tepat bagi masyarakat pemilih untuk mendapatkan pemasukan tambahan dengan tanpa harus bekerja keras. ” Cukup sumbang suara atas penawaran lebih tinggi dari masing masing tim sukses pasangan calon , ” ucapnya .

 

“Pastinya, masyarakat butuh dana segar tambahan jelang lebaran 2018, ” imbuhnya.

 

Untuk itu  Relawan Dua, himbau Made Dzakir, kepada para satgas politik uang dan Bawaslu agar mewaspadai adanya Politik Uang Jaman Now seiring perkembangan dunia digital saat ini.

 

Made Dzakir memaparkan Politik Uang Jaman Now ini dilakukan dengan menggunakan ponsel atau gadget masing masing masyarakat pemilih. ” Para pemilih yang dijanjikan sejumlah uang atas suaranya diharuskan memfoto hasil coblosan dan dikirimkan kepada timses paslon, ” jelasnya .

 

Made Dzakir sangat menyayangkan adanya politik uang setiap pelaksaan Pilkada ataupun Pemilu di Indonesia. “Beginilah kita Berdemokrasi dalam pilkada menuju Pilpres 2019

Siapa yang PINTAR, dia akan MENANG

Siapa yang LEMAH, dia akan MENANGIS, “tegasnya .

 

Menurutnya, Politik Uang ini dilakukan karena para parpol koalisi pengusung calon merasa tidak optimis akan kemenangan dalam pilkada melawan koalisi pendukung pemerintah.

 

Relawan Dua, tegasnya, menghimbau agar selalu waspada dengan adanya koalisi Partai dalam Pilkada 2018, karena dukungan partai tersebut belum dapat dipastikan menambah suara Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. “janganlah kita selalu berbangga hati dalam koalisi karena dalam pergerakkan politik di lapangan adalah pergerakkan yg menentukan kemenangan,” pungkasnya.

 

Sebelumnya , Presiden Jokowi juga telah menghimbau kepada para paslon Pilkada 2018 agar bertarung secara positif dan tidak menggunakan kampanye hitam ataupun Politik Uang .

 

” Para Kandidat Kepala Daerah diminta bertarung secara sehat, dipersilahkan untuk adu prestasi dan track record serta adu visi misi, ” tegas Presiden Jokowi.

 

Sedangkan Ketua MPR, Zulkifli Hasan menyatakan agar paslon Pilkada 2018 tidak menggunakan politik uang.

 

“Jangan menggunakan politik uang, jangan memecah belah dan memakai sara. Pilkada harus dilakukan dengan cara yang bijak karena sesungguhnya kita berkompetisi,” jelasnya.

 

Red

Editor : Intan