Reklamasi Jakarta, DPR Minta Presiden Jokowi Panggil Anis Sandi

TANGKASNews – Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya meminta agar Pemprov DKI menerima putusan pemerintah yang menyatakan Reklamasi Teluk Jakarta agar tetap dilanjutkan .

 

Menurut Luhut, pencabutan memoratorium ini sesuai dengan kajian dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) beserta semua kementerian terkait serta ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

 

Terkait Reklamasi tersebut, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap pencabutan penghentian sementara (moratorium) pembangunan 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta oleh Luhut.

 

Untuk itu DPR, ujar Fahri , meminta kepada Presiden Jokowi agar memanggil Anis Baswedan dan Sandiaga Uno usai pelantikan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI , pekan depan.

 

“Presiden Jokowi nanti bisa memanggil Anies-Sandi serta para menteri terkait, untuk sekalian bersilaturahmi dan duduk baik-baik membicarakan reklamasi,”tuturnya di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (11/10).

 

DPR, imbuhnya, berharap Jokowi menjaga perasaan masyarakat dan pikiran yang berkembang terkait reklamasi yang banyak masalah ini. Karena itu, tunggulah otoritas baru yang punya legitimasi untuk duduk baik-baik membicarakannya.

 

“Kita tahu pemerintah punya persoalan uang dan investasi, sedang kepepet. Dengan tidak adanya orang yang berani investasi, tentu pemerintah mengatakan ‘gila apa kita lepas itu investasi reklamasi pada saat orang enggak berani investasi’. Saya mengerti soal itu,” terangnya.

 

Fahri menegaskan Anis Sandiaga dipastikan akan komitmennya dalam janji janji kampanyenya untuk segera menuntaskan kisruh Reklamasi Teluk Jakarta. “Jadi Presiden tenang saja dan baik-baik. Jadi tunggu saja beberapa hari, lalu duduk baik-baik dengan pemerintah,”pungkasnya.

 

Red

Editor : Intan