Pupuk Kebersamaan TNI – Polri, Panglima TNI Apresiasi Perwira Diksar

TANGKAS – Menjadi sejarah baru, kembali dilaksanakannya Pendidikan bersama antara TNI dengan Polri dengan menyelenggarakan Latihan Pendidikan Dasar (Diksar) Integritas Kemitraan Chandradimuka Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) di Akmil Magelang, Jawa Tengah selama 3 bulan yakni 4 Agustus hingga 3 November 2015.
Dan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/899/XI/2015 tentang pengangkatan prajurit Taruna/Taruni Akademi TNI Tahun Anggaran 2015, dan Keputusan Gubernur Akpol Nomor Kep/126/X/2015 tentang Kelulusan Diksar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol serta kenaikan pangkat dari Calon Bhayangkara Taruna menjadi Bhayangkara Dua Taruna Akpol Angkatan ke-50 tahun 2015, pada Selasa (3/11) digelar acara Wisuda Prajurit dan Bhayangkara Akademi TNI dan Akpol sebanyak 800 orang, di Lapangan Upacara Sapta Marga Akmil Magelang, Jawa Tengah.
Gelar acara ini yang dihadiri oleh Panglima TNI, Gatot Nurmantyo selaku pembina upacara dalam sambutannya mengutarakan bahwa Latihan Diksar bersama ini merupakan pendidikan yang mengandung arti sebuah kebersamaan, kekompakan, rasa setia kawan, senasib dan seperjuangan, maka jadikan kebersamaan antara TNI dengan Polri dalam denyut pengabdianmu kelak.

Panglima TNI, Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan acara Wisuda 800 perwira TNI Polri di Magelang (3/11). Sumber Foto : Puspen TNI
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo saat memberikan sambutan acara Wisuda 800 perwira TNI Polri di Magelang (3/11). Sumber Foto : Puspen TNI

“Kawah Chandradimuka telah mampu merubah sikap dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi sosok Taruna Taruni Akademi TNI dan Polri.  Pendidikan Dasar  Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Polri, pada hakekatnya merupakan pendidikan dasar keprajuritan dan menjadi dasar untuk mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Selama tiga bulan para Taruna dan Taruni di didik dan digembleng dikawah Chandradimuka Lembah Tidar banyak suka duka yang dialami, semua itu merupakan bekal bagi Taruna dan Taruni”, ujar Panglima TNI.
Kalian rela melewati jalan yang curam dan berliku, karang yang terjal dan tajam serta penuh terpaan angin yang kencang. Disamping itu, orang tua dan saudara yang selalu dirindukan, dibutuhkan keberadaan dan perhatian para Taruna Taruni, namun memilih untuk berpisah jauh demi memenuhi dan menunaikan panggilan hati”, imbuh Gatot dalam sambutannya.
Dalam Wisuda Taruna dan Taruni tersebut, Panglima TNI memberikan suatu apresiasi kepada seluruh seluruh Taruna Taruni Akademi TNI dan Polri karena disaat teman-temannya diluar menikmati berbagai kebebasan dan suka cita, namun tidak demikian dengan Taruna Taruni yang telah memilih jalan yang sulit tetapi dengan keteguhan hati dan niat suci bertekad menjadi Bhayangkari negara.
“Kelak akan menjadi prajurit TNI maupun Polri maka pupuk kebersamaan, kedekatan, rasa senasib sepenanggungan dan pelihara komunikasi secara intensif mulai saat ini, selama penugasan nanti sampai akhir hayat”, tegas Panglima TNI.

Sumber : Puspen TNI (Badar)

EDITOR : DD BIN