Prihal Freeport, Presiden Jokowi : Kepentingan Nasional Harus Diutamakan

TANGKASNews – Presiden Jokowidodo menegaskan bahwa akuisisi Freeport merupakan sebuah lompatan yang diharapkan nantinya berdampak positif bagi Indonesia secara lebih luas dari sisi pendapatan, pajak, royalti, dividen, hingga retribusi sehingga nilai tambah komoditas tambang bisa dinikmati seluruh masyarakat.

 

“Kepentingan nasional harus dinomor satukan termasuk teknis pembagian,” ujarnya di Jakarta, Kamis (12/7).

 

Selain itu pemerintah, sambung Kepala Negara , telah mengakuisisi 100 persen Blok Mahakam dan menyerahkan pengelolaannya kepada Pertamina.

 

Presiden Jokowi memjelaskan Freeport Indonesia sampai sejauh ini telah mengelola tambang emas di Papua selama hampir 50 tahun dengan porsi kepemilikan saham mayoritas.

 

“Pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen, dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah,”jelasnya.

 

Kepala Negara menekankan tidak mudah untuk melakukan negosiasi dalam proses akuisisi saham Freeport karena selama ini ternyata berjalan sangat alot.

 

“Inilah 3,5 tahun yang kita usahakan sangat alot, jangan dipikir mudah, dan begitu sangat intens sekali dalam 1,5 tahun ini,” terangnya.

 

Red

Editor : Intan