Presiden Jokowi : Tidak Logis Saya Disebut Melindungi PKI

TANGKASNEWS  – Presiden Jokowidodo mulai angkat bicara atas isu yang dituduhkan akan melindungi Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk berkembang di tanah air.

Kepala Biro Pers Media dan Informasi sekretariat Kepresidenan, Bey Machmudin menyampaikan bahwa Presiden Jokowi masih berumur tiga tahun saat ormas komunis PKI tersebut dibubarkan.

Presiden Jokowi, ujarnya, menyatakan sangat tidak logis bila ada pihak yang mengatakan dirinya (Jokowi – red) terlibat dalam gerakan organisasi komunis terlarang tersebut. “PKI dibubarkan saat umur saya baru tiga tahun,” ucapnya dalam acara Kajian Ramadan 1438 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengutarakan bahwa tidak benar orang tuanya dikatakan terlibat dalam gerakan organisasi PKI tempo dulu.

“PP Muhammadiyah kan juga gampang ngecek. Di Solo ada. Orang tua saya tinggal di desa mana, kampung mana, kakek nenek. Bisa dicek,” jelasnya.

Bey menambahkan, Presiden Jokowi menegaskan sekali lagi bahwa tidak ada ruang sama sekali untuk komunis berkembang di Indonesia, karena dalam undang undang telah ditegaskan PKI adalah organisasi terlarang di Tanah Air.

“Karena jelas, sudah jelas. Di konstitusi kita jelas, ada Tap MPRS-nya bahwa komunis dilarang di negara kita, Indonesia,” jelasnya.

“Sebetulnya saya juga malas menanggapi, tapi sekarang mumpung ada kesempatan, saya bicara,” ungkap Presiden Jokowi sembari memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait PKI.

RED
EDITOR ;INTAN