Presiden Jokowi : Stunting Jadi Ancaman Daya Saing Bangsa

TANGKASNews – Upaya penurunan angka stunting adalah kerja bersama yang harus melibatkan semua elemen masyarakat.

 

Demikian yang disampaikan Presiden Jokowidodo dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara,Kamis.(5/4).

 

Presiden Jokowi menekankan Stunting alias gagal tumbuh akan menjadi ancaman terhadap daya saing bangsa.

 

“Terutama ibu-ibu PKK dan juga perlu pengaktifan kembali secara maksimal fungsi-fungsi Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di kampung, di desa-desa,” pesannya.

 

Stunting, sambung Presiden Jokowi , tidak hanya secara fisik tumbuh pendek atau kerdil untuk usianya, tapi juga mengganggu perkembangan otaknya, yang selanjutnya akan mempengaruhi daya serap dan prestasi di sekolah, mempengaruhi produktivitas, dan mempengaruhi kreativitas di usia-usia yang produktif.

 

Dalam ratas tersebut, Presiden Jokowi meminta pihak terkait agar membuatkan rencana aksi yang lebih terpadu, lebih terintegrasi yang mempunyai dampak yang konkret di lapangan.

 

“Mulai dari intervensi pada pola makan, pada pola asuh, dan juga yang berkaitan dengan sanitasi,” jelasnya.

 

Red

Editor : Intan