Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Kendaraan Pedesaan Mahesa Nusantara (Ammdes)

TANGKASNews – “Dengan mengucapkanBismillahirrohmanirohim  secara resmi saya buka Gaikindo Indonesia International Auto Show dan sekaligus saya luncurkan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (Ammdes).”

 

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam acara peluncuran Ammdes alias Kendaraan Pedesaan di pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Kamis (2/8).

 

Seperti diketahui Ammdes alias Kendaraan Pedesaan ini merupakan hasil kerja bareng Kementerian Perindustrian , Institut Otomotif Indonesia dan PT Kiat Motor , selaku produsen Kendaraan Esemka.

 

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan pihaknya sangat menyambut baik atas terlahirnya Ammdes ini sebagai produksi industri otlmotif dalam negeri.

 

“Saya menyambut baik inovasi AMMDes yang hari ini diluncurkan. Ini satu jenis kendaraan tapi kaitannya dengan industri hulu sangat banyak. Tadi dilaporkan lebih dari 70 industri komponen dalam negeri siap jadi pemasok,”  ungkapnya.

 

Turut Hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara peluncuran tersebut diantaranya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Pimpinan PT Kiat Motor, Bapak Sukiyat, dan Presiden IOI, Ir Made Dana M Tangkas, Msi.

 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyampaikan Ammdes ini hadir menjadi prototype ketiga, dimana sebelumnya telah dipamerkan prototype pertama dan kedua.

 

Ketua Umum Golkar ini menjelaskan Kendaraan Pedesaan ini akan diproduksi oleh PT Kiat Mahesa Wintor sebanyak 3000 unit. “Dan di awal 2019, diharapkan akan dapat produksi sebanyak 15 ribu unit,” ucapnya.

 

“Saat ini perizinan sedang diurus Kemenhub dan dijanjikan keluar November. Ini kendaraan yang dibatasi kecepatannya dan dapat membantu meningkatkan produksi pertanian di pedesaan,”  sambungnya.

 

Kendaraan Pedesaan inisiatif IOI ini, papar Airlangga , telah  menggunakan komponen dalam negeri dari 70 industri komponen dan lokal komponen setara 70 persen dari nilai kendaraan.

 

“Ammdes ini telah gunakan komponen dalam negeri sebanyak 70 persen ,” terangnya.

 

Red

Editor : Intan