Presiden Jokowi : Presiden Thresold Itu Produk DPR, Kenapa Baru Ribut Sekarang???

TANGKASNEWS – Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subyanto menegaskan bahwa partainya tidak ikut bertanggung jawab dengan UU Pemilu ” Presiden Thresold 20 persen” yang baru disahkan DPR pekan lalu.

Menanggapi hal ini, Presiden Jokowi menegaskan apabila ada pihak yang tidak setuju dengan sistem Presiden Thresold 20 Persen ini silahkan lakukan judicial review (uji materi) ke Mahkamah Konstitusional (MK).

“Jadi ya silakan itu dinilai, kalau masih ada yang tidak setuju, kembali lagi bisa ke MK, inilah negara demokrasi dan negara hukum yang kita miliki. Dulu ingat, dulu meminta dan mengikuti (presidential threshold 20 persen), kok sekarang jadi berbeda?” tegas Presiden Jokowi usai meluncurkan Pendidikan Vokasi Jilid III di Cikarang, Jawa Barat pada Jumat ( 28/7).

Presiden Jokowi menekankan bahwa UU Pemilu Presiden Thresold 20 Persen merupakan Produk DPR dan bukan pemerintah.

“Sekali lagi ini produk demokrasi yang ada di DPR, ini produknya DPR, bukan pemerintah. Di situ juga ada mekanisme proses demokrasi yang ada di DPR dan kemarin juga sudah diketok dan aklamasi, betul? Nah itulah yang harus dilihat oleh rakyat,” terangnya.

Untuk itu Pemerintah, tegas Presiden Jokowi, berharap kepada rakyat Indonesia agar paham dan tujuan dari Presiden Thresold ini. “Ini proses politik yang rakyat harus mengerti, jangan di ditarik-tarik seolah-olah presidential threshold 20 persen itu salah,” pungkasnya.

RED
EDITOR : INTAN