Presiden Jokowi : KUR Itu Untuk Tutup Biaya Produksi Bukan Beli Baju

TANGKASNews – Presiden Jokowi menghimbau kepada masyarakat agar hati hati dalam penggunaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

 

KUR, sambungnya, digunakan guna menutup ongkos produksi dan bukan untuk dibelikan baju.

 

“Kalau dapat KUR, saya titip ya, jangan dipakai untuk beli baju, jaket, atau motor. Hati-hati, enggak bisa mengembalikan. Pinjam KUR itu gunakan seluruhnya untuk menutup biaya-biaya ongkos produksi,” ¬†ujar Kepala Negara dalam sambutannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Kaumluwuk, Desa Leuwigoong, Garut Jawa Barat.

 

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi,  Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 

Lebih lanjut, Presiden Jokowi berharap dengan adanya program bantuan dana yang dikucurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM ini ,produktivitas para petani akan semakin meningkat dengan bantuan modal usaha KUR Tani.

 

Presiden Jokowi menambahkan dengan KUR, juga dapat digunakan untuk tidak hanya menanam satu jenis tanaman pertanian saja, melainkan berbagai jenis tanaman lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

 

“Saya melihat di Kabupaten Garut ini banyak kesempatan. Bisa tanam padi, bisa tanam jagung, tadi saya lihat juga ada yang menanam jeruk dan berhasil. Saya kira bagus sekali. Tanaman itu tidak harus hanya padi saja,” tutupnya.

 

Presiden Jokowi yang tiba di Garut sekitar pukul 07.55 WIB , terlebih dahulu meninjau stan pameran produk-produk pertanian yang berada tak jauh dari lokasi serta melihat aktivitas para petani.

 

Red

Editor.: Intan