Presiden Jokowi Ingin Jalan Tol Terintegrasi Dengan Kawasan Industri Sekitar

TANGKASNews – Presiden Jokowi menghimbau agar memanfaatkan Jalan Tol yang baru agar terintegrasi dengan kawasan  Industri di masing masing wilayah.

 

“Jangan sampai tol ini hanya berdiri sendiri sebagai jalan tol, semuanya harus diintegrasikan sehingga manfaatnya betul-betul maksimal. Mobilitas orang dan barang semua bisa melalui jalan tol ini dan bisa berjalan dengan cepat,” papar Kepala Negara dalam sambutannya saat meresmikan ruas jalan Tol Solo-Ngawi segmen Sragen-Ngawi di Rest Area km. 538, jalan tol Solo–Ngawi, Kabupaten Sragen pada Rabu (28/11).

 

Mengawali sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan “Hari ini akan kita resmikan jalan tol Solo-Ngawi di segmen Sragen-Ngawi. Artinya sebentar lagi dari Jakarta sampai Surabaya di akhir tahun ini insyaallah sudah sambung semuanya.”

 

Lebih lanjut, Kepala Negara juga mengutarakan pemerintah mendorong para kepala daerah untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya masing-masing. Terintegrasinya sejumlah ruas jalan tol tersebut akan memangkas waktu yang dibutuhkan calon wisatawan untuk menuju daerah atau lokasi yang ingin dituju.

 

“Sekarang misalnya yang dari Semarang, nantinya ingin ke Solo yang biasanya bisa 3 atau 3,5 jam sekarang mungkin hanya maksimal 1 jam. Artinya ada peluang wisman dari yang turun di Semarang misalnya bisa juga masuk ke Solo,” paparnya.

 

“Wisawatan nusantara yang dari Semarang juga ingin ke Solo akan semakin banyak karena cepat waktu tempuhnya. Ini yang harus mulai dibenahi jalan-jalan yang masuk ke kabupaten, ke kawasan-kawasan wisata. Tugasnya daerah itu,” tutupnya.

 

Perlu diketahui, Tol segmen Sragen-Ngawi bagian dari Trans Jawa  yang diresmikan Presiden kali ini memiliki panjang 51 kilometer. Tol tersebut menjadi bagian dari jalan tol Solo-Ngawi dengan panjang keseluruhan mencapai 90,43 kilometer.

 

Red

Editor : Intan