Presiden Jokowi : Indonesia Rugi Rp 65 T Dampak Kemacetan Jabodetabek

TANGKASNews – “Saya hanya membayangkan, hitungan Bappenas yang saya terima. Setiap tahun kita ini kehilangan kurang lebih Rp65 triliun karena kemacetan pertahun di Jabodetabek.”

 

Peenyataan ini disampaikan Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas (Ratas) didampingi Wapres Jusuf Kalla di Istana Negara, Selasa (8/1) .

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menuturkan jika dialokasikan sebagai modal pembangunan maka dapat digunakan untuk membangun moda transportasi alternatif di Jabodetabek.

 

Tampak hadir dalam Ratas tersebut , Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menkopolhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menkominfo Rudiantara, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menaker Hanif Dzakiri. Hadir juga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bapenas Bambang Brodjonegoro, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Banten Wahidin Halim, Kepala BPS Suhariyanto, dan Kepala BPKP Ardan Adiperdana.

 

 

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan lima tahun kedepan LRT dan MRT sudah beroperasi”Ini kalau kita jadikan barang, sudah jadi LRT, MRT. Dalam waktu lima tahun sudah jadi barang,” ujarnya.

 

“Tidak mungkin hal seperti ini kita teruskan. Kita harus berani memulai, merancang agar semuanya itu bisa segera selesai sehingga yang Rp65 triliun bisa jadi barang. Bukan jadi asap yang memenuhi kota,” tegasnya.

 

Red

Editor : Intan