Presiden Jokowi Harap Wonderful Indonesia Semakin Mendunia

TANGKAS – Dalam kunjungan kerjanya di Makasar, Presiden Jokowidodo melakukan sosialisasi tentang Program Pengampunan Pajak tahap II (Tax Amnesty) pada Jumat (25/11).

“Kita genjot 20 juta turis di Indonesia dengan segala cara, baik perbaiki positioning kita, baik diferensiasi produk, membangun brand setiap destinasi, dan ini sudah kita mulai,” tuturnya.

Presiden Jokowi juga berjanji menaikkan anggaran 4 hingga 5 kali lipat untuk promosi pariwisata, sebagai peluru untuk menembus target 20 juta itu.

Terkait pariwisata yang mengusung tema “Wonderful Indonesia”, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat ini telah dilakukan sejumlah atraksi wisata diberbagai negara.

Presiden berharap brand Wonderful Indonesia akan semakin mendunia dan dapat mengundang jutaan wisatawan datang ke tanah air.

“Kalau ke Paris sekarang, bus yang lalu lalang gambarnya sudah Indonesia semua, Wonderful Indonesia, videotron di Times Square semua memajang ‘Kunjungi Indonesia’,” imbuhnya.

Presiden Jokowi menekankan bahwa apa yang telah dilakukan oleh pihak Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sudah On the Track.

” Strategi Promosi dengan PR, Branding, Advertising, Selling, sudah dijalankan serius. Strategi pengembangan destinasi dengan Destinasi Originasi Timeline (DOT) juga sudah dijalankan, ” jelasnya.

Presiden Jokowi menilai, Indonesia memiliki sejumlah obyek wisata yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Untuk itu, imbuh Presidne Jokowi, perlu dana yang cukup besar untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata, salah satunya dapat diperoleh dengan program Tax Amnesty yang tengah dijalankan pemerintah.

“Kita punya tempat yang negara lain tidak miliki, Borobudur, pantai dengan batuan di Belitung. Enggak ada di dunia seperti ini. Tapi kalau produk tak dikemas dengan baik, siapa yang mau datang? Hotel, resort, cottage semua disiapkan. Dari mana uangnya? Pemerintah cuma punya 30 persen dari uang yang dibutuhkan. Sisanya? Dari masyarakat, swasta,” terangnya.