Presiden Jokowi Ajak Seluruh Umat Untuk Hijrah dari Keegoisan

TANGKASNews – Pada Kamis malam (22/11), Presiden Jokowidodo bersama Ibu negara Iriana Jokowi menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

 

“Sebuah tugas yang Nabi Muhammad SAW lakukan dengan cara-cara santun, dengan cara-cara lembut, dengan cara-cara yang penuh dengan kasih sayang,” ujar Kepala Negara dalam sambutannya.

 

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengajak kepada semua pihak untuk merenung lebih dalam bahwa Nabi Muhammad SAW diutus Allah untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Rasulullah juga membawa umat manusia keluar dari dhulumat (kegelapan) menuju nur (terang benderang).

 

Dalam sambutannya pula, Presiden Jokowi menekankankan bahwa sudah sepatutnya kita mengikuti teladan Rasulullah. Antara lain teladan berakhlak baik, teladan mengemban misi rahmatan lil alamin, dan teladan dalam menjaga ukhuwah di kalangan warga masyarakat.

 

“Ukhuwah yang tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, ukhuwah yang tanpa membeda-bedakan status sosial, ukhuwah yang tanpa membeda-bedakan pandangan politik, seperti yang beliau lakukan saat memimpin di Madinah,” terangnya.

 

Presiden Jokowi juga mengajak seluruh hadirin yang hadir dalam gelar tersebut untuk terus beristiqomah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Presiden pun mengajak umat untuk berhijrah dari sikap egois yang mau menang sendiri ke sifat yang perduli terhadap sesama.

 

“Hijrah dari sifat-sifat pendendam kepada sifat-sifat yang penuh kasih sayang, hijrah dari sifat-sifat pemarah kepada sifat-sifat yang penuh dengan kesabaran, hijrah dari sifat-sifat senang kegaduhan ke sifat-sifat yang penuh dengan kerukunan,” imbuhnya.

 

Presiden bersama Ibu Negara Iriana Jokowi yang tiba sekitar pukul 19.40 WIB, Kamis malam mengaku senang bisa berada di tengah keluarga besar GP Ansor karena GP Ansor selalu berada di baris terdepan dalam menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

 

“Serta menjaga NKRI, menjaga Undang Undang Dasar 1945, dan menjaga Indonesia dari aksi separatisme dan terorisme,” tegasnya.

 

 

Red

Editor : Intan