Presiden IOI : Pertahanan Jokowi Di Pilpres 2019 Sangat Mengkawatirkan, Ayo Kita Bersatu

TANGKASNews –  Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) ,Made Dana Tangkas mengatakan posisi Jokowi dalam Pilpres 2019 mengkawatirkan .

 

Menurut Made Dana Tangkas ada beberapa faktor yang menjadikan Jokowi terlihat agak lemah , dengan beberapa faktor penyebab.

 

Hal utama , ujar CEO IBIMA (Industry Bussines Institute of Management ) ini adalah terkait kualitas SDM Indonesia yang sangat buruk sekali.

 

“Seharusnya Pak Jokowi berawal dari revolusi mental peningkatan kualitas SDM baru beranjak ke infrastruktur,” ujarnya di Jakarta siang tadi , Rabu (13/9).

 

Inisiator Kendaraan Pedesaan Kementerian Perindsutrian (AMMDes) ini menambahkan salah satu contoh kualitas SDM yang buruk terlihat pada pekan ini adanya gerakan people of power oleh kalangan mahasiswa jelang Pilpres 2019.

 

“Ini gerakan mahasiswa sudah jelas ada pihak promotor untuk menjatuhkan performansi pemerintahan Jokowi jelang Pilpres 2019,” sambungnya.

 

Kualitas mahasiswa Indonesia yang potensi , terangnya , tidak seharusnya melakukan aksi provokasi kepada publik.

 

” Apa tidak lihat, banyak prestasi diluar batas telah dilakukan pemerintahan Jokowi terhadap bangsa kita ini. Apa kalian para mahasiswa tidak sadar akan perubahan sejak era Jokowi,” paparnya.

 

Made Dana Tangkas mengatakan ini yang disebut pendidikan yang salah arah dan sudah menjadi bukti sangat rendahnya kualitas SDM Indonesia dibalik megahnnya Infrastruktur Jokowi.

 

Selanjutnya, ujar Made Dana Tangkas, prihal ekonomi nasional dan kesenjangan sosial ini memang menjadi senjata utama pihak Prabowo Sandi untuk merebut suara publik dalam Pilpres 2019.

 

“Sadar atau tidak bapak presiden Jokowi, kondisi kesenjangan sosial bangsa kita yang sungguh memprihatinkan dengan meroketnya jumlah pengangguran ketimbang era sebelumnya ,” imbuhnya.

 

Made Dana Tangkas mengakui banyak lapangan kerja yang terbuka dengan adanya Infrastruktur serba baru , namun sistem penyaluran atau penempatan yang tegas dari pemerintah tidak ada.

 

“Semua posisi lowongan kerja yang jumlahnya hingga 10 ribu hanya dirasakan oleh golongan yang dekat istana. Keluarga Koalisi pendukung ataupun rekan rekan Relawan ,” jelasnya.

 

Yang terakhir , ungkap Madd Dana Tangkas, terkait Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan para Relawan yang nampaknya kurang solid dalam Pilpres 2019.

 

“Mereka terlihat pada ego dengan unjuk gigi menunjukan kehebatannya masing masing dalam memenangkan Jokowi, sehingga kesannya terkotak kotak. Ini sangat membahayakan , apalagi banyak yang sekarang bermain kaki dua harus diwaspadai,” terangnya.

 

Maka dari itu , Made Dana Tangkas menekankan  walaupun lawan Jokowi sebenarnya bukan Prabowo Sandi, tapi ketiga faktor tersebut yang patut dicermati dan segera dilakukan perbaikan.

 

“Marilah kita bersatu untuk Jokowi, jangan terlalu untuk pamer kekuatan masing masing Relawan  dan partai pendukung. Kalau Mau Jokowi Menang, Ayo mulai sekarang kita solid ,” tutupnya.

 

Red

Editor : Intan