PKS Minta BPN Prabowo Sandi Agar Bisa Terima dan Menghormati Hasil Akhir KPU

TANGKASNews – “PKS pasti yakin kok,  Prabowo-Sandi pasti  menang. Makanya kita masih bertahan di Koalisi Adil Makmur.”

Demikian yang disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, pada Jumat (3/5).

Mardani mengatakan untuk itu PKS mulai saat ini telah mengharamkan tagar #2019GantiPresiden.”Contoh nih saya dikenal penggagas hashtag  2019GantiPresiden. Per 13 April saya sudah mengharamkan diri tidak boleh teriak lagi ganti presiden. Sudah selesai. Kenapa? Karena itu sudah hari terakhir kampanye. Sekarang apalagi, sudah selesai kompetisinya. Kita kembali normal,”terangnya.

“Kita koalisi yang dewasa kok, nggak koalisi yang suuzan. Apa pun monggo saja, dan kami yakin Koalisi Adil Makmur ini dibangun bukan untuk kepentingan kekuasaan, tapi semata-mata ingin mewujudkan keadilan dan kemakmuran, kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. PKS sampai sekarang istikamah bersama Koalisi Adil Makmur,” paparnya.

Kendati Demikian PKS, pesannya, mengimbau kepada BPN Prabowo Sandi agar bisa menerima apapun hasil dari KPU pada 22 Mei 2019 mendatang. “Tapi seruannya begini, sebaiknya BPN tidak mengomentari TKN, dan TKN tidak mengomentari BPN, masing-masing monggo. Kita apresiasi. Siapa pun pemenangnya, nggak usah ketakutan diambil TKN atau BPN kok. Tinggal tekun aja. Nggak usah saling sahut. Karena yang seperti itu membuat di bawah, publik, semakin pecah,”jelasnya.

Mardani juga meminta kepada BPN Prabowo Sandi juga agar dapat menghormati putusan akhir nanti dari KPU, siapa pun pemenangnya.

“Dan siapa pun yang terpilih nanti, kalau itu sudah melalui proses yang bagus, komplain diselesaikan, itu suaranya rakyat, dan harus kita hormat,” pungkasnya.

Red
Editor:Intan