PKB Minta Presiden Jokowi Larang Khofifah Maju Pilgub Jatim 2018

TANGKASNEWS – Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilkada Serentak) 2018 tengah memasuki persiapan pendaftaran calon.

Beberapa parpol telah menyatakan dukungannya kepada Bakal Calon Gubernur (Bacagub)Yang akan diusungnya dalam Pilgub 2018 mendatang.

Misalnya, Golkar dan Nasdem sudah menyatakan minat mengusung Khofifah sebagai cagub dalam Pilgub Jatim. mantan Kepala Biro Umum Sekretaris Militer Presiden, Komisaris Besar Polisi Syafiin (Gus Syaf) mendaftar melalui Partai Golkar.

Selain itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim La Nyalla Mattalitti mendaftar sebagai bakal calon gubernur Jatim melalui Partai Demokrat. Demokrat juga sudah menerima pendaftaran Nurhayati Assegaf dan Nurwiyatno.

Khususnya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, kini mendapat ganjalan untuk maju ke Pilgub Jatim 2018.

Dimana Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku ia sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar tidak mengizinkan Khofifah maju dalam Pilgub Jatim.

Menanggapi hal ini, Presiden Jokowi mengaku belum sempat membicarakan kepada Khofifah bahas niatnya untuk maju dalamm Pilgub Jatim mendatang.

“Saya belum ketemu, masalah itu jadi saya belum bisa bicara,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/8).

Presiden Jokowi mengatakan akan membicarakan prihal ini kepada Khofifah, diwaktu mendatang. “Tentu saja nanti saya ketemu, iya kan? Baru saya bisa ngomong, belum ketemu bagaimana bisa ngomong,” tuturnya.

RED
EDITOR : INTAN