PII BKTI Nyatakan Siap Jadi Pendamping Teknis IKM Kemenperin

TANGKASNews – ” Kami dari Persatuan Insinyur Indonesia Badan Kejuruan Teknik Industri (PII BKTI)  menyatakan siap menjadi pendamping teknis para pelaku IKM di tanah air.”

 

Pernyataan singkat ini disampaikan Ketua PII BKTI, Ir. Made Dana Tangkas, Msi. IPU.AER dalam gelar rapat mingguan di Jakarta, Sabtu (5/1).

 

Namun sebelumnya  dalam gelar pertemuan PII BKTI dengan Dirjen IKM Kementerian Perindustrian pada Jumat (4/1) pagi , Made Dana menuturkan PII BKTI yang beranggotakan para lulusan Jurusan Teknik Industri Universitas di seluruh Indonesia. ” Sekitar ada 290 Universitas di Indonesia yang punya jurusan Teknik Industri, sehingga peluang kami sangat besar untuk ikut dalam pendampingan teknis IKM,” sambungnya.

 

Made Dana juga menekankan agar kerjasama yang akan terjalin antara PII BKTI dan menjadi kerjabareng perdana ini diharapkan akan menghasilkan sesuatu yang berguna untuk kepentingan masyarakat luas. ” Seperti sebelumnya sebagai sukses story kerjasama antara Insitut Otomotif Indonesia dengan Kemenperin sejak 2015 telah menghasilkan produk karya anak bangsa Kendaraan Pedesaan (AMMDes) ,” terangnya.

 

Kendati demikian , Made Dana mengutarakan bahwa dari besarnya peluang peluang pengembangan IKM yang ada , terdapat tantangan yang sangat besar sekali. “Sehingga disini kita perlu bersinergi antara berbagai pihak terkait dalam meningkatkan pertumbuhan IKM di tanah air,” ujarnya

 

“Untuk menjadi Pendamping teknis IKMA tersebut, seharusnya dilakukan penandatanganan MoU terlebih dahulu,” tutupnya.

Sedangkan Dirjen IKM Kemenperin menegaskan hal yang paling penting bagi para pelaku IKM adalag terkait Capasity Building atau pendampingan teknis.

Untuk itu Kemenperin, ujar Gati, memberikan apresiasi kepada PII BKTI yang berkenan turut dalam pendampingan IKM nantinya. “Saya mengapresiasi kepada bapak dan ibu dari PII BKTI yang berkenan ikut menjadi oendamping Teknis IKM, ”  ucapnya.

 

Red

Editor : Intan