Pertumbuhan Industri IKM Sebesar 0,2 Persen di Tahun 2016

TANGKAS – Dirjen IKM Kementerian Perindustrian, Euis Saedah menjelakskan bahwa Industri IKM merupakan bagian dari UKM. Namun, Industri IKM mempunyai ciri khas dalam pengolahan bahan baku menjdi sebuah material dasar yang mempunyai nilai tambah.

Menurut Euis, Pelaku Industri IKM harus mengetahui 4 kunci dasar yakni, Kompetensi SDM, Teknologi, Standart dan Hak Kekayaan Intelektual.

Pertumbuhan Industri IKM, Dirjen IKM menjelaskan bahwa periode 2015 – 2016 Industri IKM Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 0,2 Persen.

” Pada 2015 Industri IKM masih diatas rata rata diangka 7 persen berdasarkan data BPS “, ujar Euis Saedah dalam wawancara khusus tim redaksi pada Senin Sore (4/4). ( Baca : Ekslusif Euis Saedah “)

Euis menegaskan pertumbuhan Industri IKM sebesar 0,2 persen ini akan dijadikan bekal pihaknya untuk berupaya menggenjot agar pertumbuhan di tahun berikutnya mengalami kenaikan.

” Kita juga tidak telalu ambisius atas pertumbuhan Industri IKM, karena kita menyadari situasi ekonomi nasional belum sehat “, imbuhnya.

Dirjen IKM menekankan salah satu upaya pemerintah khususnya Kementerian Perindustrian Ditjen IKM dalam menaikan pertumbuhan Industri IKM di Indonesia dengan mengoptimalkan gerai IKM yang berada di Luar negeri.

Euis menuturkan Indonesia mempunyai beberapa workshop atau Toko IKM seperti “Archi” ( Archipelago).

Menurutnya, ini merupakan langkah Kemenperin  dalam mempromosikan hasil produk  IKM kepada negara luar dalam meningkatkan pertumbuhan industri di tanah air.

Selain itu, Euis Saedah menjelaskan upaya pemerintah dalam meningkatkan Industri IKM dengan melakukan pendekatan pendekatan networking dengan para duta duta besar negara tetangga.

 

RED
EDITOR : DD BIN