Penjualan Audi Anjlok Pasca Skadal Emisi VW

TANGKAS OTO  – Pada beberapa kesempatan, pihak VW meminta maaf dengan mengatakan kalau mereka telah menodai kepercayaan konsumen. Bahkan, demi mengembalikan aset termahal dalam berbisnis itu, Kepala Eksekutif Martrin Winterkom dicopot kemudian digantikan Matthias Mueler yang menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruk guna membongkar skandal curang itu.

Pasca penemuan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat terkait peranti lunak pada produk Volkswagen (VW) guna memanipulasi uji emisi, kepala eksekutif VW diganti. Badan serupa di Korea Selatan pun memastikan bakal memeriksa semua Produk VW serta Audi berbahan bakar solar.

 

Di Korea Selatan sendiri, Wakil Direktur Kementerian Lingkungan Korea Selatan Taman Pan-kyu memastikan bakal segera memeriksa produk-produk buatan VW serta Audi bermesin diesel besutan tahun 2014-2015 seperti VW Jetta, VW Golf dan Audi A3 karena kedua merek itu berada dalam satu induk usaha.

 

Merujuk data bea cukai Korea Selatan, impor kendaraan dari Jerman naik 18,2% menjadi senilai US$4,5 miliar pada delapan bulan pertama tahun 2015 ini. Pada kesempatan sama, VW dan Audi tercatat menyumbang 28,2% dari total mobil asing yang dipasarkan di sana. Audi sendiri sudah mengakui kalau 2,1 juta kendaraan yang mereka produksi dilengkapi peranti lunak.

Atas skandal ini, analis Korea Investment and Securities Suh Sung-moon memperkirakan merk lokal seperti Hyundai serta KIA Motors bakal diuntungkan sebab konsumen di Korea Selatan sangat sensitif terhadap berita soal emisi.

Tony

EDITOR : DD BIN