Pengamat : Jangan Terhanyut Akan Hasil Survey, Warga Parung Masih Percaya Jokowi Itu PKI

TANGKASNews – Berita menggembirakan untuk para pendukung pasangan calon kosong satu, Jokowi Maatuf Amin, dimana survey di akhir pekan kemarin menyebutkan capres petahana berhasil unggul sebesar 1 persen di wilayah Jawa Barat.

Kita ketahui , jumlah pemilih DPT di wilayah Jawa Barat terbesar di Indonesia. Sedangkan pada Pilpres 2014 , suara Jokowi kalah telak di wilayah Jawa Barat dengan suara Jawa Barat.

Kendati demikian , pengamat Ekonomi dan Politik asal Bali, Putu Yulia menghimbau kepada para pendukung Jokowi Amin agar tidak terlalu hanyut dalam hasil survey elektabilitas Pilpres 2019.

Menurutnya , masih banyak kemungkinan yang akan terjadi dan ada hal yang tidak terduga akan terjadi dalam hasil akhir pencoblosan pada 17 April mendatang.

” Jangan terlalu puas akan hasil survey, Putih akan bisa berubah seketika menjadi hitam pada 17 April. Ingat lawan dari Jokowi adalah kaum Orang Sakit dan mempunyai sentimen tingkat tinggi akan kekalahan beberapa kali pencalonan,” ujar Yulia dalam ketetangan tertulisnya pada Selasa (2/4).

Selain itu , sahabat dari Ibu Menteri Koperasi Bintang Puspayoga ini menambahkan adanya eror margin dalam survey tersebut menjadi alasan terjadinya perubahan pilihan dari masyarakat.

“Prosentase hijrahnya pilihan para masing masing pendukung itu masih tinggi dengan berbagai alasan dan maraknya isu hoax jelang 17 April,” terangnya.

Hijrahnya pilihan pendukung Prabowo ke Jokowi , sambungnya, itu disebabkan karena adanya isu khilafah, semakin gelapnya visi misi yang disampaikan Capres Prabowo dalam beberapa episode debat, serta kurangnya wawasan nasional dan kebangsaan Prabowo.

Sedangkan Hijrahnya pilihan Jokowi ke Prabowo, paparnya, itu mungkin disebabkan karena maraknya isu Hoax yang berhasil merasuki masyarakat seperti isu PKI, utang negara, melesetnya janji janji nawacita, dan antek asing.

” Hal yang paling berbahaya adalah tingginya prosentase kaum Golput yang tidak akan menggunakan hak pilihnya dalam 17 April mendatang,” jelasnya.

Maka dari itu, Yulia mengatakan tugas utama para pendukung Jokowi Amin saat ini dari waktu yang tersisa adalah merebut suara abu abu publik. ” Suara abu abu ini maksudnya mereka yang masih golput dan belum memberikan putusan akan pilihannya pada 17 April,” ucapnya.

Ditempat yang terpisah, Ketua Relawan Jokowi Amin ” Timbul Sehati” , Mas Mulyanto mengatakan isu PKI Jokowi masih sangat tinggi beredar di kalangan masyarakat khususnya di wilayah Bogor.

” Isu PKI Jokowi di wilayah Parung Bogor masih sangat tinggi. Mereka warga parung Bogor masih sangat percaya bahwa Jokowi itu adalah PKI,” ujarnya di salah satu posko relawan kemenangan jokowi amin pusat Jakarta, pada Senin malam (1/4).

Untuk itu mas Mul menghimbau kepada seluruh relawan Jokowi Amin di wilayah Bogor agar ikut turun ke bawah khususnya di wilayah Parung. ” Mari kita grebeg Parung dan katakan bahwa Jokowi itu bukan PKI,” pungkasnya.

Red
Editor : Intan