Pemprov Jateng Berharap Produk Inovasi Kemenperin Padat Karya

TANGKASNews – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap agar produk Inovasi hasil riset Kementerian Perindsutrian padat karya, menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional yang lebih tinggi .

 

Demikian yang disampaikan Setda Provinsi Jateng Sri Puryono usai acara “Pitching Day 2018” di Gedung Wisma Perdamaian , Semarang Jateng, Selasa (27/2).

 

Harapan ini disampaikan ini, Sri Puryono menambahkan diharapkan agar mampu mengurangi dan menekan angka pengangguran di Indonesia.

 

“Saya berharap inovasi yang akan dikembangkan ini bersifat padat karya dan mampu mengatasi pengangguran di tanah air, ” tegasnya.

 

Sedangkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri  (BPPI) Kementerian Perindustrian , Ngakan Timur Antara memberikan apresuasi kepada pihak Pemda Jateng khususnya Bappeda yang telah mau bersinergi dengan Kemenperin guna meningktakan daya saing Industri Nasional dan Jateng .

 

“Acara ini menununjukan adanya keinginan Pemda Jateng untuk mendorong pertumbuhan Industri lokal Jateng dan ini patut disuport, ” ,ujar Ngakan dalam sambutannya.

 

Ngakan menuturkan perkembangan hasil inovasi di tanah air kian tahunnya semakin membaik, karena pemerintah selalunmendorong para riset dalam menghasilkan produk unggulan.

 

Sehingga gelar Pitching Day 2018 Kemenperin ini diharapkan akan mampu membangun ekosistem litbang yang baru. ” Karena selama ini ekosistem litbang belum berkembang, ” ucapnya.

 

Langkah langkah yang dilakukan kenenperin dalam menciptakan ekosistem inovasi baru diantaranya, memberikan fasilitas hak intelektual,biaya riset hingga hak paten .

 

Lebih lanjut, Direktur PT Rekadaya Multi Adiprima, Farri Aditya menyampaikan bahwa hingga saat ini produk IKM jarang tersentuh inovasi.

Direktur PT. REKADAYA multi Adiprima, Farri Aditya (Kemeja putih) tengah melakukan penandatangan MOU dalam gelar Pitching Day di Semarang)

Untuk itu IKM ini, tegas Farri , dapat dijadikan sasaran untuk ekosistem baru dalam pengembangan inovasi.

 

Khususnya di Jateng, Farri menilai pelaku Industri telah siap untuk ikut dalam mengembangkan inovasi. ” Sebenarnya siap namun Awarnes yang belum terbangun, ” ¬†jelasnya.

 

Gelar Pitching Day 2018 Kemenperin ini dihadiri Setda Jateng Sri Puryono, Kepala BPPI Ngakan Timur Antara, Ketua Umum PIKKO Rosalina Faried, Komisaris PT. Rekadaya Multi Adiprima Bpk. Faried, Direktur PT. RMA Farri Aditya, Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kemenperin Gusti Putu Suryawirawan, Presiden IOI Made Dana Tangkas, dan pejabat eselon Pemda /Bappeda Jateng serta Kemenperin.

 

Pitching Day 2018 ini merupakan hasil kerja bareng Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Tengah didukung beberapa pelaku Industri seperti PT. Rekadaya Multi Adiprima, Astra Otopart, dan VIAR

 

 

 

Red

Editor : Intan