Pemprov DKI : Utang Penghuni Rusun Mencapai Rp 32 M

TANGKASNEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah menyampaikan bahwa para penghuni rusun sejak awal tahun 2017 memiliki hutang hingga Rp 32 Milliar lantaran tidak mampu membayar uang sewa.

“Hidup ini tidak bisa semua gratis. Orang hidup harus kerja. Yang di rumah susun harus kerja. Ini sudah murah sekali,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (3/8).
Untuk itu Pemprov DKI, tegasnya, akan memberikan peringatan atas temuan yang disampaikan Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman DKI Jakarta.

Saefullah menekankan 93 persen penghuninya sudah memasuki usia produktif, sehingga masih dapat membayar rusun terbilang sangat murah.

“300 ribu ada kelas-kelasnya. Kalau dia ngerokok satu bungkus Rp 22 ribu. 10 hari Rp 660 ribu lebih. Rokoknya dikurangin. Saya tidak setuju kalau (tunggakan) dihapus. Ini konsekuensi perjuangan hidup,” terangnya.

RED
EDITOR : INTAN