Pemerintah Siap Luncurkan Roadmap Terintegrasi Hadapi Industri 4.0

TANGKASNews – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah membentuk Komite Nasional  dalam upaya kesiapan mengimplementasikan perkembangan revolusi industri keempat atau Industry 4.0.

 

“Komite ini diperlukan untuk memperkuat kerja sama dan memfasilitasi penyelarasan di antara kementerian dan lembaga terkait dengan para pelaku industri dalam negeri agar Indonesia mampu kompetitif memasuki era digital tersebut,” papar Airlangga di Jakarta, Minggu (1/4).

 

“Komite industri nasional ini tujuannya dipersiapkan untuk menyongsong era digital. Jadi, memang dibutuhkan koordinasi, baik itu terkait dengan harmonisasi regulasi, insentif-insentif fiskal, dan juga infrastruktur telekomunikasi,”imbuhnya .

 

Lebih lanjut, Airlangga mengutarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian, dimungkinkan untuk membentuk komite tersebut yang akan dipimpin langsung oleh Presiden dan dikoordinasikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

 

“Nanti rencananya dibuatkan Perpres, sama seperti inisiasi kami mengenai TKDN, yang juga dibentuk tim untuk evaluasi,” Ketua umum Golkar ini .

 

Dalam menghadapi era Industri 4.0, terangnya, pemerintah juga telah menyiapkan roadmap ) yang terintegrasi guna menerapkan sejumlah strategi Indonesia dalam menghadapi Industry 4.0.

 

“Pengembangan roadmap ini, kita tidak tergantung hanya satu kementerian, tetapi berbagai kementerian harus bersinergi, “tuturnya.

 

Untuk itu Kemenperin, ucap Airlangga , pihaknya berencana akan meluncurkan roadmap persiapam Industri 4.0 pada 4 april mendatang . “Roadmap ini menjadi kesiapan kita di era industri digital hingga tahun 2030,”ucapnya .

 

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan salah satu strategi Indonesia memasuki Industry 4.0 adalah menyiapkan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan untuk memperkuat fundamental struktur industri Tanah Air.

 

Airlangga menyatakan pihaknya juga adapun kelima sektor tersebut, yaitu industri makanan dan minuman, industri otomotif, industri elektronik, industri kimia, serta industri tekstil. “Implementasi Industry 4.0 akan membawa peluang besar untuk merevitalisasi sektor manufaktur nasional dan menjadi akselerator dalam mencapai visi Indonesia menjadi 10 besar ekonomi dunia pada tahun 2030, “jelasnya.

 

Red

Editor : Intan