Pemerintah Diharapkan Tidak Selingkuh Dengan Bisnis Rokok

TANGKASNews  РGuna mengendalikan konsumsi akan rokok, pemerintah dihimbau agar tidak berselingkuh dengan bisnis rokok tersebut.

 

Pernyataan ini disampaikan Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan do Bogor, Minggu (6/5).

 

Oleh karena itu, Ahsan menilai posisi negara terhadap tembakau sangat jelas, negara (eksekutif dan legislatif) seharusnya melindungi masyarakat dari terkapan kapitalis, terutama industri rokok.

 

Sehingga kebijakan pemerintah menaikan cukai rokok sangat telat dalam mengurangi konsumsi publik akan rokok.

 

Seperti diketahui pada akhir bulan lalu, Menkeu Sri Mulyani menyetujui kenaikan tarif cukai terbesar berada pada golongan sigaret putih mesin di kisaran 12 hingga 22 persen.

 

Red

Editor : Intan