Pemerintah Akan Kalkulasi Pembentuakan Kementerian Ponpes

TANGKASNews – Bupati Sumenep KH Busyro Karim  menyampaikan usulan kepada Presiden Jokowi  bahwa perkua adanya kementerian yang fokus mengurus tentang Pondok Pesantren (Ponpes)

 

“Dengan banyaknya pondok pesantren, kami mengusulkan perlunya menteri pondok pesantren. Sebab, bicara ponpes pasti bicara pendidikan karakter, peningkatan skil, keutuhan bangsa dan negara, tidak hanya yang tradisional tapi juga ada yang modern. Wajar jika ada yang khusus mengurus pondok pesantren,”  papar  pimpinan Ponpes Alkarimiyah, di Sumenep pada Minggu (8/10) malam.

 

Menanggapi usulan ini, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah perlu mengkalkulkulasi adanya menteri yang khusus menangani pondok pesantren dalam kabinetnya.

 

“Itu menjadi masukan bagi saya, dulu waktu saya putuskan Hari Santri, itu juga masukan dari kiai di pondok pesantren.Setelah itu baru kita putuskan,” ujar Presiden Jokowi di Sumenep, Jawa Timur.

 

Usulan Menteri di Ponpes , imbuh Presiden Jokowi , berasal dari salah satu kyaibdi Sumenep yang mengingat jumlah santri di seluruh Indonesia sekitar 9 juta .

 

“Saya dapat informasi jumlah santri di seluruh Indonesia ada sembilan juta. Sangat banyak jadi memang harus ada yang ngurusi atau memperhatikan mereka,” paparnya.

 

Kendati demikian , Presiden Jokowi menyatakan tidak dapat memutuskan segera, karena perlu dilakukan hitung hitungan dan kalkulasi terlebih dahulu. “Ini tidak saya jawab di sini,” tegas Presiden Jokowi dihadapan santri dan para pimpinan Pondok Pesantren Al Karimiyah Sumenep.

 

Red

Editor :  Intan