PDIP Terancam Gagal Dapat Jatah Kursi Pimpinan DPR

TANGKASNews – Perjalanan PDIP mendapatkan satu kursi pimpinan DPR terganjal atas aksi walk out Fraksi PPP dalam sidang paripurna di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Senin (12/2).

 

Menurut keterangan Ketua Fraksi PPP, Reni Marlinawati menyatakan aksi walk out fraksinya disebabkan atas tidak setujunya atas sejumlah pasal yang menjadi poin revisi UU MD3, PPP menolak keras pasal 84 soal penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR.

 

“Penambahan wakil ketua diberikan pada partai peraih suara terbanyak, kan lucu. Kalau sesuai dengan suara, ini tidak tepat,” paparnya.

 

Lebih lanjut, Reni mengatakan UU MD3 belum saatnya untuk disahkan , terkait pada putusan Mahkamah Konstitusi soal UU MD3, maka posisi pimpinan DPR harusnya dipilih, bukan diberikan.

 

“Pasal 427 C itu bunyinya diberikan untuk pimpinan MPR. Ini kan tidak etis. Maka PPP tidak ikut ambil keputusan terkait regulasi yang cacat ini,” ujarnya.

 

“PDIP itu boleh-boleh saja, tapi bukan diberikan tapi melalui pemilihan,” tambah Reni.

 

Reni menegaskan pasal 427 C saja yang tidak disetujui oleh PPP, dan selebihnya tidak ada kendala. “Pasal-pasal lain tidak begitu krusial, tapi kalau pasal 427 C ini nyata-nyata telanjang porno. Tidak sesuai dengan putusan MK,” ¬†pungkasnya.

 

Red

Editor ; Intan