PDIP Sebut Reshuffle III Jadi Langkah Konsolidasi Menuju Pilpres 2019

TANGKASNEWS – Jelang perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 72 tahun Agustus mendatang, tersebar isu adanya perombakan kabinet (Reshuffle) Jilid III.

Politisi PDIP, TB Hasanudin mengatakan Reshuffle III ini merupakan kuncul Pilpres 2019 yang menjadi lanjutan pertarungan Kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) Pilpres 2014 lalu.

Menurutnya, Pilpres 2019 nanti konstelasi politik masih tetap sama dengan peta politik 2014. Kedua kekuatan yaitu pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto akan semakin mengental dan mengkristal.”Yang bikin berbeda adalah pada dukungan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang semula menjadi pilar Koalisi Merah Putih (KMP) dalam mendukung Prabowo, dan kini sudah masuk dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH),” terangnya di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (14/7).

Untuk itu Reshuffle III kali ini, tegasnya, sangat menentukan. Presiden Joko Widodo harus benar-benar menggunakan momentum reshuffle ini sebagai upaya konsolidasi.

“Presiden Joko Widodo harus tegas, dan partai-partai yang tidak sejalan dengan kebijakannya serta tidak setia dalam setiap pengambilan keputusan tidak perlu ada lagi dalam format kabinet,” paparnya.

“Maka orang awam pun akan menyimpulkan bahwa Pilpres 2019 akan tetap menjadi pertarungan dua kubu yaitu KIH plus versus KMP minus. KIH Plus artinya, plus Golkar dan PPP,” pungkasnya.

RED
EDITOR ;INTAN