PDIP Sebut Proyek Kereta Cepat Hanya Akal Bulus Rini Soemarno “Ngapusi” Rakyat dan Pemerintah

TANGKAS – Pengamat Politik senior PDIP, Iwan Siswo  menyatakan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung hanyalah akal bulus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno (Rinso) “ngapusi” Pemerintah dan Rakyat Indonesia.

Menurut Iwan proyek kereta cepat itu harusnya digarap oleh Kementerian Perhubungan bukan Menteri BUMN.

“Ini apa hubungannya dengan Rinso ? Bagaimana dulu deal-nya? Oke bukan Pak Jonan? Kok yang ngurus kereta api enggak diajak? Kok yang ngurusin kereta api Menteri BUMN?” ungkap Iwan di Cad Free Day , Minggu Pagi (24.1)
Iwan Siswo  menyebut BUMN memiliki kepentingan dengan investor utama kereta cepat yakni China. Ada kaitan antara proyek tersebut dengan pinjaman yang diberikan China Development Bank (CDB) kepada tiga bank plat merah yakni Mandiri, BNI dan BRI.

“Apa kaitannya dengan pinjaman yang dikasih ke Mandiri, BNI dan BRI yang masing-masing 1 miliar dollar AS? Ini hubungannya apa?,” ungkap penulis bulu panca azimat trisakti ini.

“Jadi menurut saya ini harus dibuka dan terang benderang, supaya Presiden  tidak dijerumuskan oleh para pembantunya, oleh para menterinya,” lanjutnya.

Selanjutnya, Iwan Siswo menilai dalih BUMN yang menyebut proyek kereta cepat tidak dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekali lagi saya tegaskan hanyala akal bulus Rinso “ngapusi” ( menipu = bahasa jawa) Pemerintah dan Rakyat Indonesia

“Pemerintahnya membiayai BUMN lewat PMN (Penyertaan Modal Negara) jadi APBN juga. Saya enggak suka kalau akal-akalan kayak begini. Jadi perlu dipertanyakan reputasi Rini Soemarno,” tegasnya.

Red

EDITOR : DD BIN