PDIP Minta Presiden Jokowi dan Kapolri Bongkar Azab Hitam Bencana Palu

TANGKASNews – ” Seorang pemimpin tahu betul bagaimana tanggung jawab dan kelekatannya terhadap rakyatnya. Jika seorang pemimpin malah terdiam dengan segala maksiat bahkan memfasilitasi datangnya murka Allah. Maka dipastikan bahwa peringatan Allah tidak hanya menimpa kalangan orang-orang bermaksiat, namun juga menimpa orang-orang beriman. Patutlah kita bertaubat, kembali kejalan syariatNya. Kembali mengambil semua ketentuan syariatNya hingga terus berada dalam Rahmat dan keberkahanNya.  ”

 

Demikian yang disampaikan Politikus PDIP, Iwan Siswo di Jakarta, Jumat (19/10) terkait prihal adanya video viral di youtube mengenai sebab musabab terjadinya bencana Gempa, Tsunami dan Likuifikasi di Sulawesi Tengah.

 

Menurut Iwan apa yang disampaikan Bapak Ading dalam wawancara yang dilakukan tim Relawan kemanusiaan saudari Devi Andiviaty tersebut itu bukan rekayasa dan sama sekali tidak ada nuansa politik jelang Pilpres 2019.

“Apa yang diucapkan Mas Ading dalam wawancara itu 90 persen benar, alangkah nistanya negeri kita ini dunia gelap maksiat dan perjudian sekelas di texas dilindungi aparat dan negara,” papar Iwan .

 

Iwan mengatakan Indonesia sebagai negara yang berdasarkan Pancasila dengan beragam agama, mau tidak mau harus percaya dengan hal diluar nalar manusia yakni kekuatan sang pencipta. ” Bencana alam di Palu itu memang patut diakui adanya kemurkaan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya.

 

Lebih lanjut , Penulis buku Panca Azimat Revolusi Bung Karno ini meminta kepada Bapak Presiden Jokowidido dan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian untuk dapat membongkar oknum yang telah membackup kasus perjudian besar di Palu khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

 

“Pak Presiden dan Kapolri harus berani bongkar kasus azab bencana palu ini yang warnai prihal maksiat dan perjudian ala texas di sulteng, ” ujar Iwan .

 

“Kita semua rakyat Indonesia tidak mau lagi menjadi korban berikutnya atas kemurkaan tuhan lantaran pemimpin negara dan penguasa yang diam adanya kasus kasus amoral dan sangat bertentangan dengan idiologi bangsa, Pengakuan Mas Ading Sangat mencoreng Aparat Hukum kita” pungkasnya.

 

Seperti diketahui dalam video obrolan Relawan Devi Andiviaty dengan warga Petobo , Mas Ading dalam video youtube yang diunggah pada 14 Oktober 2018 lalu dikatakan sangat wajar Bencana alam yang melanda Palu, Donggala, Sigi dan khususnya lenyapnya didesa petobo disebut sebagai kemurkaan allah dan teguran dari sang pencipta kepada para penguasa dan petinggi negara.

 

” Bagaimana bisa dihukum , setiap bulan mereka para bandar judi sampai ratusan juta setor ke Polda Sulteng,” ujar Mas Ading kepada saudari Devi.

 

“Perjudian disini (di Palu dan sekitarnya) benar benar dijaga aparat, wajarlah Tuhan Murka,” imbuh Mas Ading.

 

Untuk obrolan lengkap pengakuan mas ading ini bisa anda saksikan di You tube dengan judul “Part 3 Pengakuan Bapak Di Petobo terkena Likuifikasi , karena Maksiat,”

 

Red

Editor : Intan