PDIP Minta BPN Prabowo Sandi Stop Politik Kebohongan

TANGKASNews – “Saya dapat informasi kalau BPN sedang lobby Bawaslu untuk dapatkan dokumen C1. BPN juga tidak kompak menyebutkan tempat dimana rekapitulasi dilakukan. Karena itulah wajar, apabila publik menuduh bahwa klaim kemenangan yang dilakukan hanyalah tindakan provokasi tanpa bukti. Stop klaim menang sepihak tanpa hasil rekapitulasi. “

Demikian yang di Tegaskan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto usai menghadiri acara Syukuran Kemenangan Jokowi Amin oleh DPP Arus Bawah Jokowi di Rumah Aspirasi Jakarta,  Kamis Malam (25/4).

Hasto mengungkapkan bahwa nilai kejujuran merupakan satu indikator moral sederhana dalam politik.

“Dengan sikap BPN yang tidak mau transparan dalam rekapitulasi, tidak bersedia diaudit, dan klaim sepihak kemenangan tanpa bukti, hanyalah bukti kuatnya indikasi kebohongan dalam politik,” ujarnya.

Untuk itu TKN Jokowi Amin mengundang BPN Prabowo Sandi untuk menyaksikan proses rekapitulasi suara yang dilakukan TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin, maupun Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan.

“Kami undang 5 personil, 2 dari BPN dan 3 dari pengamat politik, dan disaksikan oleh media dan perwakilan mahasiswa, untuk melihat pusat hitung suara kami. Lalu setelah itu giliran kami datang ke Pusat Hitung BPN. Biar rakyat tahu, mana yang klaim dengan bukti, dan pihak mana yang memprovokasi,”terangnya.

Saat ini, tegas Sekretaris TKN Jokowi Amin, pihaknya hanya menunggu legalitas Kemenangan saja dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei mendatang.

” Dengan masa kampanye yang panjang dan hasil quick count yang bisa dipertanggungjawabkan, serta proses rekapitulasi yang akuntabel serta transparan, maka kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin semakin pasti, tinggal legalitas KPU yang di nanti,” tegas Hasto.

Red
Editor :Intan