PDIP : Fadli Zon Mulai Gak Waras Sebut Soeharto Presiden Paling Berhasil

TANGKASNews – Politsi PDIP , Iwan Siswo menanggapi ucapan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang mengatakan Soeharto adalah Presiden RI yang paling berhasil dalam memimpin Indonesia.

 

Iwan mengatakan kemungkinan rakyat telah salah memilih sosok pimpinan Wakil Rakyat di Gedung Parlemen seperti Fadli Zon .

 

” Apa mungkin Fadli Zon sudah Gak Waras , sedikit mengidap kelainan jiwa .Kok Soeharto bisa dibanggakan dan ekspos kepada publik, ” ungkap Iwan salam keterangan tertulisnya dari Negeri Belanda, Jumat (25/5).

 

Iwan mengutarakan selama 32 tahun kepemimpinan Presiden Soeharto di rezim orde baru banyak sekali penyimpangan kekuasaan yang dilakukan beliau ( alm Soeharto – red) bersama kroninya.

 

Lebih lanjut , Iwan menambahkan kalau Soeharto dianggap berhasil dalam keoemimpinanmya, kenapa harus dilengserkan .

 

” lho Fadli Zon saat pelengseran Soeharto apa belum lahir, atau posisi lagi dimana ,” tanya Iwan .

 

Pemimpin yang seperti ini, ujar Iwan , yang terkadang membuat bangsa tidak mengalami perubahan menjadi lebih maju . ” Ini Fadli Zon mulai agak gila atau belagak gila alias Belgi ,?” Ucap Iwan .

 

Penulis buku Panca Azimat Trisakti Soekarno ini menjelaskan apa Fadli Zon tahu , yang menjadi vokal dalam pelengseran Soeharto jaman Orba saat itu adalah kroninya sendiri Amien Rais.

 

Iwan juga memaparkarkan berdasrkan data yang dilansir dari Transparency International (TI), sebagai lembaga internasional yang dikenal luas dengan komitmennya memberantas korupsi, “Soeharto itu dinobatkan sebagai koruptor paling kaya di dunia.” ( dilansir dari Tempo pada Bulan Maret 2004)

 

” Coba bayangkan apanya yang dibilang berhasil, ┬áDunia aja mengatakan Soeharto sebagai Koruptor terkaya, ” ungkap Iwan .

 

Dalam data tersebut , Iwan menjelaskan TI mencatat kekayaan Soeharto dari hasil korupsi mencapai US$ 15-35 miliar. Sebagian besar di antaranya diduga kuat hasil jarahan selama 32 tahun berkuasa di Indonesia sejak 1967.

 

Nama Soeharto , papar Iwan bertengger di pucuk daftar koruptor sedunia, di atas bekas Presiden Filipina Ferdinand Marcos dan bekas diktator Zaire Mobutu Sese Seko, yang berada di peringkat kedua dan ketiga dengan nilai korupsi terpaut cukup jauh dari Soeharto.

 

Mengakhiri keterangannya, Iwan mengungkapkkan saat ini nama Soeharto sudah terkubur dan terlupakan oleh masyarakat Indonesia.  Jadi tidak usah diungkap lagi membuat luka lama Rakyat tumbuh kembali.

 

“Biarkan hanya orang yang kurang waras saja yang membangga banggakan kepemimpinan mendiang Presiden Seoharto. Kita hanya bisa kenang beliau ( Soeharto ) sebagai Presiden RI Kedua saja, selebihnya tidak perlu,” pungkasnya.

 

Red

Editor : Intan