Pansus Pelindo II DPR Pastikan Tidak Akan Panggil Wapres

TANGKAS – Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II DPR, yang menyatakan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak masuk dalam daftar yang akan dipanggil. Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota Pansus Pelindo II, Refrizal, di Jakarta, Jumat (6/11).

Adapun alasan Pansus Pelindo tidak akan memanggil Jusuf Kalla adalah, Pansus hanya bekerja membenahi Pelindo sebagai BUMN. Oleh sebab itu, yang akan dipanggil hanya mereka yang berhubungan langsung dengan Pelindo.

Keputusan Pansus Pelindo tersebut, seolah-olah mementahkan apa yang dilontarkan Rizal Ramli, ketika menggelar pertemuan di Gedung DPR RI beberapa waktu lalu. Ketika itu, Rizal dengan berani mengatakan Jusuf Kalla juga harus dipanggil dan diperiksa.

Seperti diketahui, di sela-sela kesibukannya saat kunjungan kerja ke Korea Selatan, Jusuf Kalla sempat-sempatnya menelpon Komjen Budi Waseso selaku Kabareskrim waktu itu, untuk tidak melanjutkan penyidikan kasus Pelindo II.

Bertambah aneh karena sebelumnya, Pansus juga telah memanggil Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Sebab itu, keputusan Pansus dengan tidak memanggil Jusuf Kalla, sepertinya akan menimbulkan pertanyaan bersar terkait kinerja dan tujuan sebenarnya pembentukan Pansus Pelindo II tersebut.

“Kita bekerja sesuai prosedur saja dan lurus-lurus saja,” demikian Refrizal berkelit.

Ia menyatakan tidak setuju jika Jusuf Kalla dipanggil hanya karena mengintervensi Kabareskrim.

“Kita dari awal ingin Pansus Pelindo bekerja demi perbaikan BUMN di masa mendatang. Kami bekerja bagaimana kita bikin pansus agar kinerja BUMN tambah baik. Kalau korupsi ungkap saja,” jelas dia.

Adapun sikap Refrizal, sangat bertolak belakang dengan anggota Pansus dari PDIP dan Gerindram yang mendesak supaya Jusuf Kalla juga ikut dipanggil, kemudian meminta Presiden Jokowi untuk mengganti Rini Soemarno dari Menteri BUMN saat ini.

J.Agna Dentha

EDITOR : DD BIN