Panglima TNI : Umat Islam Harus Dewasa Tanggapi Isu Publik

TANGKASNews – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa ulama, santri dan pondok pesantren dewasa ini memiliki peran yang sangat penting karena umat menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.

 

“Tanpa bimbingan yang baik dari para ulama, tanpa adanya santri yang menjadi contoh, umat Islam dapat kehilangan arah atau bahkan hanya menjadi buih di lautan,” imbuh Marsekal Hadi hadapan sekitar 1.000 santri dan santriawan saat melaksanakan silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulum, Soreang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam (12/2) .

 

Lebih lanjut, Panglima TNI mengemukakan Pesantren berperan dalam menyiapkan umat yang bersatu membangun bangsa, memperkuat persatuan dan kesatuan, memerangi kemiskinan dan kebodohan serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman untuk hidup berdampingan dengan seluruh komponen bangsa lainnya.

 

Disetiap pesantren, tutur Marsekal Hadi  dipandang sebagai samudera ilmu, dimana para santri mempelajari ilmu agama dibimbing oleh para pengasuh pondok. “Di pesantren kita tidak hanya menjalankan perintah untuk menuntut ilmu, tetapi juga sekaligus memperdalam pengetahuan agama dan mengamalkannya,”  ucapnya.

 

“Di pesantren pulalah kita dapat memahami ajaran Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, rahmatan lil alamin,”  sambungnya.

 

Untuk itu Panglims TNI berpesan agar umat islam menyikapi berbagai isu dan permasalahan,  harus dewasa. “Saya katakan demikian karena kita harus melihat setiap masalah dengan kepala dingin, hati yang jernih dan jiwa yang lapang, agar tidak mudah terbakar amarah, terhasut dan bahkan diadu domba,” terangnya.

 

Oleh karena kemajuan teknologi saat ini, ujar Marsekal Hadi, harus disikapi dengan baik oleh umat Islam dengan cara membangun umat yang berkualitas.

 

“Umat yang berkualitas adalah umat yang mengamalkan Islam secara kaffah sekaligus membina diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan wawasan. Umat Islam yang berpengetahuan akan menjadi umat yang sejahtera dan unggul,”  tutupnya.

 

Red

Editor : Intan