NU Minta Pemprov Jateng Tidak Paksakan Program Full Day School

TANGKASNEWS – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menegaskan kebijakan program Full Day School merupakan program pemerintah yang harus dilaksanakan para sekolah khususnya di Jawa Tengah.

Sri Puryono menuturkan hingga saat ini di Jawa Tengah tengah dilakukan uji coba program Full Day School tersebut. “Beberapa sekolah sudah diuji coba, hasilnya akan dievaluasi,” ucapnya.

Menanggapi kebijakan pemerintah ini, Ketua PW NU Jawa Tengah Abu Hapsin mengatakan pihaknya menolak keras diberlakukannya program Full Day School ini.

“Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah menyurati Gubernur Ganjar Pranowo terkait peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang kebijakan full day school,” terangnya di Semarang, Selasa (8/8).

“Kami menolak supaya gubernur tidak melaksanakan,” imbuhnya.

Penolakan ini, ungkapnya, dikarenakan jumlah jam sekolah dan bukan pada jumlah hari sekolahnya.

Hapsin mencontohkan khususnya sekolah Madrasah, dengan kebijakan Full Day School ini dinilai akan mengganggu kegiatan mengajinya.

“Padahal kegiatan sore itu lebih berkaitan dengan pembentukan karakter bangsa,” jelasnya.

Sehingga NU, tegasnya, meminta kepada Pemprov Jateng agar tidak memberlakukan Program Full Day School tersebut.

RED
EDITOR : INTaN