MUI Semarang Tolak Tegas Program Lima Hari Sekolah Pemerintah

TANGKASNEWS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang menyatakan menolak tegas Program Lima Hari Sekolah yang dicanangkan pihak pemerintah.

Ketua MUI Kota Semarang Prof Erfan Soebahar menyampaikan Program Lima Hari Sekolah ini akan merugikan dan mengancam lembaga pendidikan non formal.

Untuk itu Program Lima Hari Sekolah ini, imbuhnya, harus dikaji secara serius dan jangan sampai menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

“Butuh kerja sama yang baik antara pendidik dan peserta didik agar ruang pembelajaran bisa kondusif. Penataan waktu sekolah tidak hanya memikirkan siswa perkotaan, tetapi juga pelosok desa,” paparnya di Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (25/7)

Erfan menegaskan apabila Program Lima Hari Sekolah ini sampai menutup lembaga pendidikan Islam, seperti madrasah diniyah, TPQ, dan ponpes, sebaiknya tidak dilanjutkan.

RED
EDITOR : INTAN