Mensos : Anak Incaran Bandar Narkoba Untuk Dijadikan Kurir

TANGKAS – Menteri Sosial , Khofifah Indar Parwansa menghimbau kembali kepada orang tua agar waspada kepada bandar narkoba yang terus mencari cara terbari dalam mengedarkan narkoba serta mengincar anak anak sebagai kurir narkoba.

Khofifah menekankan anak anak hanya bisa dikenakan  SIstem Peradilan Pidana Anak dengan maksimum hukuman 10 tahun. Selanjutnya bebas bersyarat setengah hukuman penjara ditambah bila mendapat remisi, anak tersebut hanya mendapat hukuman 3,5 tahun.

“Bandar mengambil kurir dari usia anak anak karena tidak bisa mendapatkan pemberatan hukuman yang maksimum,” ujar Mensos dalam keterangan Humas Kemensos pagi ini, Senin (27/6) di Jakarta.

Mensos Khofifah menambahkan bandar narkoba sangat canggih dalam mencari celah yang memungkinkan mereka masuk dalam regulasi yang bisa meringankan bila pelaku kurir anak.

Mensos menuturkan alhasil kunjungan pekan lalu ke Lapas Wanita di Tangerang. menurutnya dari jumlah 186 terdapat 60 persen menjadi kurir narkoba.

“Anak-anak mungkin tidak tahu barang yang dititipkan adalah narkoba karena mereka hanya disuruh. Ini harus menjadi koreksi kita bersama lalu kita sampaikan kepada seluruh warga masyarakat terutama anak-anak betul-betul harus dijaga dari orang menitipkan sesuatu dengan imbalan yang menggiurkan,”¬† terangnya.

Sehingga bertepatan Hari Anti Narkoba International (HANI) 2016 ini, Mensos mengajak eluruh warga bangsa bergandengan tangan bersama-sama menghadapi bahaya dan bencana yang bisa menghancurkan umat dan sisi kemanusiaan tidak hanya di Indonesia tetapi di manapun.

“Saya melihat korban narkoba yang diambil hidupnya. Kalau teror orang sehat dibunuh mungkin dia meninggal dan juga tidak. Tetapi kalau narkoba, hidupnya yang diambil. Hidupnya menjadi begitu tergantung pada obat-obat ini dan produktivitasnya menurun dan itu artinya bahwa akan sangat banyak merugikan siapapun korban penyalahguna narkoba,” tegasnya.

RED
EDITOR ;INTAN