Menkop Puspayoga Minta Kepala Daerah Bubarkan Koperasi Tidak Aktif

TANGKAS – Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga mengatakan pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar mendata koperasi-koperasi yang aktif dan tidak aktif.

Menurut Mantan Wagub Bali ini, Koperasi tidak aktif akan dapat merusak koperasi yang aktif, “dan kalau tidak aktif dibubarkan saja,” ucapnya di Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (9/12).

“Dari jumlah 212 ribu koperasi‎, yang tidak aktif sebanyak 62 ribuan koperasi dan yang aktif 150 ribuan. Dari 62 ribu yang tidak aktif itu, akan kita bubarkan. Makanya, saya berharap Pemkab Tulungagung mendata koperasi-koperasi mana yang aktif dan tidak aktif. Kalau setelah disurvei ke lapangan memang tidak aktif, ya kita bubarkan. Kalau ternyata masih hidup, tentu akan terus kita bina” imbuhnya menekankan.

Khususnya di Tulungagung, Menkop UKM menyampaikan  kepada Bupati Tulungagung Syahri Mulyo bahwa lebih baik jumlah koperasi sedikit namun berkualitas.

“Sudah bukan zamannya lagi banyak-banyak jumlah koperasi, tapi tidak berkualitas. Lebih baik kita membina koperasi berkualitas. Karena, yang harus kita tingkatkan itu adalah anggota koperasinya. Semakin banyak anggota koperasinya, maka koperasi tersebut akan berkualitas” terangnya.

Sedangkan Syahri berharap pelaku usaha koperasi dan UKM di daerahnya bisa memanfaatkan PLUT-KUMKM dan Kampung UKM Digital secara optimal. Karena, hal itu bisa memberikan nilai tambah plus meningkatkan daya saing dari produk yang dibuatnya.

“Kehadiran PLUT diharapkan mampu mensinergikan potensi yang ada untuk pengembangan koperasi dan UKM di Tulungagung. Apalagi, di dalam PLUT ada juga klinik KUMKM sebagai tempat berkonsultasi terkait masalah-masalah yang ada, seperti pemasaran, kemasan, teknologi, dan sebagainya”, ungkapnya.

RED
EDITOR : INTAN