Menkop Puspayoga Akan Tindak Tegas Koperasi Pelaku illegal Fishing

TANGKAS  – Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas koperasi yang ikut terlibat dalam penangkapan ikan secara ilegal (ilegal Fishing). Apabila pihaknya menemukan koperasi melakukan tindakan seperti itu, maka Puspayoga tak ragu akan membekukan koperasi tersebut.

Dulu koperasi dibuat banyak-banyak saya tidak mengerti apa tujuannya. Sekarang, kita lebih menonjolkan kualitas sebuah koperasi ketimbang kuantitasnya,” ujar Puspayoga dalam acara MoU antara Kemenkop dengan KKP di Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Dengan tindakan tegas ini dilakukan, Puspayoga berharap agar koperasi perikanan bisa berkinerja bagus di masing-masing daerah. Ia mengakui pihaknya tengah melakukan upaya pengembangan koperasi dengan cara menginventarisir aturan-aturan yang menghambat perkembangan koperasi.

“Salah satunya, koperasi harus memiliki dan mengelola tempat pelelangan ikan (TPI). Saya bersama Ibu Susi akan meminta Mendagri meninjau kembali aturan tersebut, agar TPI bisa kembali menjadi milik koperasi,” ungkap Puspayoga.

Puspayoga juga mengungkapkan bahwa tidak semua koperasi itu bagus. Makanya, Menkop berharap agar harus dicek terlebih dahulu apakah koperasi perikanan itu berkinerja baik dan bagus, sebelum diberi program bantuan kapal.‎

“Ke depan, tugas kita sudah jelas. Ibu Susi yang mengurus ketersediaan ikan dan kapal, saya mengurus nelayan dan keluarganya. Keluarga nelayan akan kita beri pelatihan kewirausahaan, berikut modal awal untuk berwirausaha”, katanya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berharap agar koperasi khususnya koperasi perikanan dikelola secara benar, transparan, dan profesional. “Jangan ada lagi di zaman sekarang ini koperasi dikelola ‎secara abal-abal. Koperasi jangan sampai menjadi antek asing karena disinyalir banyak kapal asing menangkap ikan di lautan kita menggunakan bendera koperasi”, ungkap Susi

MoU antara Menteri Koperasi dan UKM dengan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang pembinaan dan pengembangan kelompok usaha masyarakat di sektor kelautan dan perikanan. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga juga membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2013-2014 Induk Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI).

NINGSIH

EDITOR : DD BIN