Maraknya Hoaks Akan Cederai Demokrasi Indonesia

TANGKASNews – Pengamat Politik dan Ekonomi asal Bali, Putu Yulia S mengatakan maraknya isu bohong alias Hoaks jelang Tahun politik ini menjadi ancaman besar bagi proses demokrasi di tanah air.

 

Mengapa demikian, Yulia menjelaskan isu Hoaks yang beraroma SARA ini akan menjadi salah satu indikator terjadinya perpecahan bangsa dan berdampak terhambatnya proses demokrasi di Indonesia.

 

“Berita hoaks dan isu SARA menjadi ancaman serius bagi proses demokrasi kita,”  ujar Yulia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/2).

 

Berita Hoaks ini, imbuhnya, kerap tersebar d dunia maya , namun sangat disayangkan masih rendahnya peminat baca masyarakat Indonesia menjadikan isu Hoaks ini mudah mempengaruhi pandangan publik atas isu yang disampaikan berbalik arti dengan kenyataaannya.

 

“Hoaks cepat menyebar karena masih rendahnya literasi dan minat baca bangsa kita. Baru baca judulnya, tanpa mengklarifikasi, orang sudah menjustifikasi sebuah isu,” terangnya.

 

Selain itu isu Hoaks ini juga dinilai sangat berdampak akan elektabilitas suatu partai jelang Tahun Politik ini.

 

Maka dari itu , Yulia menghimbau kepada peselancar dunia maya agar dapat dengan bijak menyikapi dan mencerna   suatu informasi yang beredar. “Masyarakat Indonesia Harus Cerdas menyikapi suatu informasi yang ada,” pungkasnya.

 

Red

Editor : Intan